SuaraJatim.id - Dua bandit perampokan gerai Alfamart dan Indomart dibekuk kepolisian Lamongan. Keduanya ini sudah beroperasi membobol 19 tempat.
Dua tersangka ini yakni MMAS (32) dan BS (33). Seperti dijelaskan Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, kedua bandit itu dalam aksinya menggunakan tangga yang digunkan memanjat ke bagian atas toko.
Selain itu, juga ada dua kunci pas ukuran 10 dan 17 yang disita dari tangan tersangka.
"Kedua tersangka ini telah beraksi di 19 TKP (Tenpat Kejadian Perkara). 3 (tiga) Indomaret dan (16) enam belas Alfamart," kata AKBP Miko, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (26/08/2021).
AKBP Miko menjelaskan, penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan panjang usai Polisi menerima laporan sejumlah kasus pembobolan toko ritel di Kabupaten Lamongan sejak 9 Desember 2020 lalu.
Terkait dengan kronologis penangkapan tersebut, AKBP Miko mengatakan Pada hari Sabtu, tanggal 19 Agustus 2021 sekira pukul 02.00 WIB, petugas Polsek Deket dan Satreskrim Polres Lamongan menerima informasi dari masyarakat tentang adanya pelaku pencurian yang masuk ke dalam Toko.
Selanjutnya petugas segera mendatangi TKP dan berhasil mengidentifikasi. Tak berselang lama, petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku MMAS lalu BS yang sedang menunggu dari kejauhan.
Pada saat penangkapan, kedua tersangka yang juga kuli bangunan itu tidak melakukan perlawanan, sehingga dengan cepat polisi melumpuhkannya.
"Setelah dilakukan introgasi terhadap kedua pelaku tersebut, kemudian kedua pelaku mengakui bahwa sebelumnya telah melakukan pencurian dengan pemberatan di 16 TKP Alfamart dan 3 TKP Indomaret yang berada di Wilayah Kabupaten Lamongan," kata AKBP Miko.
Baca Juga: Tuntaskan Vaksinasi Covid, Trio Brasil Persela Siap Tempur di Pekan Pembuka Liga 1
Ketika beraksi, jelas AKBP Miko, tersangka menggunakan modus operandi memanjat menggunakan tangga untuk naik ke bagian atas toko lalu memecahkan asbes atap hingga masuk ke dalam.
Mereka menjarah barang dagangan, khususnya rokok. Hasilnya, tersangka gunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.
Saat ini, Penyidik masih mengembangkan penyidikan kasus kedua tersangka. Termasuk kemungkinan kalau tersangka melakukan aksi perampokan di daerah lain.
"Kasus sedang dikembangkan. Apakah ada di TKP lain. Sementara, kerugian ditaksir kurang lebih sebesar Rp 11 juta," ucap AKBP Miko.
Selain menyita barang bukti dua kunci pas, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lainnya seperti satu unit sepeda motor merk Yamaha NMAX, satu jaket warna hitam, dua buah hp, dan 10 Rokok merk Gudang Garam Internasional.
"Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sebagaimana dimaksud dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tuntaskan Vaksinasi Covid, Trio Brasil Persela Siap Tempur di Pekan Pembuka Liga 1
-
Setelah Digembleng Latihan Fisik Berat, Pemain Persela Kini Fokus Latihan Taktik
-
Hina SBY hingga AHY, Seorang ASN di Jawa Timur Dipolisikan
-
Hina SBY Lalu Sebut AHY Pemimpin Halu, ASN di Lamongan Dilaporkan Polisi
-
Tak Hiraukan Jadwal Liga, Skuad Persela Fokus Latihan Maksimal
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh