SuaraJatim.id - Penanganan kasus dugaan pelanggaran gowes ke Pantai Kondang Merak yang dilakukan Wali Kota Malang Sutiaji dan sejumlah pejabatnya diambil alih oleh Polda Jawa Timur ( Jatim ).
Kasus ini sendiri sempat viral dan menghebohkan publik Malang Raya sebab dianggap melanggar PPKM. Sebab saat itu lokasi pantai ditutup oleh pengelola setempat sebab kondisinya masih PPKM.
Terkait pengambil alihan kasus itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan prosesnya memang sudah ditarik ke Polda Jatim.
"Ya dari hasil gelar itu proses penanganan ditarik ditangani oleh tim Polda Jawa Timur," katanya seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Kamis (30/9/2021).
Gatot menjelaskan, pengambilalihan dugaan pendalaman kasus gowes ke Pantai Kondang Merak yang melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk lebih memfokuskan penanganan kasusnya saja.
"Supaya lebih terfokus saja penanganannya," ucap Gatot menambahkan.
Sejauh ini kepolisian dikatakan Gatot, telah melakukan gelar perkara yang dilakukan Polda Jawa Timur dan penyidik Polres Malang. Tapi sejauh ini belum dapat memastikan apakah nanti Sutiaji akan diperiksa di Mapolda Jawa Timur, atau Polres Malang.
"Itu belum tahu (Sutiaji diperiksa kapan) kemarin nanti kita lihat nanti apa namanya, kan baru kemarin ditarik hasil gelarnya," ungkapnya.
Dirinya juga belum mengetahui mengenai siapa - siapa saja yang akan dimintai keterangan, mengingat sejauh ini Gatot belum menerima informasi dari penyidik Polda Jatim.
Baca Juga: Corat-Coret Vandalisme di Rumah Dinas Wali Kota Malang Diusut Polisi
"Sekarang masih berproses updatenya siapa - siapanya, saya belum dapat update dari penyidiknya. Nanti kalau ada saya kasih tahu," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan sebuah video viral jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak, yang tutup imbas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di Kabupaten Malang. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu pagi 19 September 2021 sekitar pukul 10.00 WIB.
Terlihat dalam video Wali Kota Malang Sutiaji, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso dan jajaran pejabat Pemkot Malang lainnya turut bersepeda ke Pantai yang berada di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ini.
Gowes tersebut pun berujung laporan Jaringan Aliansi Aktivitis Malang Raya (JAASMARA) pada Senin sore 20 September 2021.
Beberapa hari kemudian, sejumlah ASN mulai dari Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Heru Mulyono juga terlihat di Mapolres Malang untuk menjalani pemeriksaan.
Di sisi lain, Wali Kota Malang Sutiaji sendiri telah menyampaikan permintaan maafnya atas kejadian yang membuat gaduh masyarakat di Malang raya.
Berita Terkait
-
Corat-Coret Vandalisme di Rumah Dinas Wali Kota Malang Diusut Polisi
-
Aksi Vandalisme Kritik Wali Kota Malang Sutiaji Bertebaran
-
Pemkab Malang Dorong Realisasi BOP Bromo Tengger Semeru
-
Kota Malang Nihil Pasien Isoman Covid-19, Ruang Isolasi Nyaris Kosong
-
KONI Kota Malang Kirim 23 Atlet, Targetkan Medali Emas PON XX Papua 2021
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Oknum ASN Gresik Resmi Ditahan Usai Jual Mimpi Jadi PPPK Lewat SK Bodong
-
Selamat Jalan Sang Capo: Andie Peci, Pejuang Marwah Persebaya Itu Kini Telah Berpulang
-
BRI Permudah Pembelian ORI030, Investasi ORI Mulai Rp1 Juta
-
Tahanan Narkotika Rutan Bangil yang Kabur Takluk di Kampung Halaman
-
Blitar Menggelegar! Bom Seberat 100 Kg Diledakkan, Warga Kira Gunung Kelud Meletus