Menjadi pembatik sendiri, menurut Bambang adalah kepuasan tersendiri. Ia menikmati segala proses panjang pembuatannya. Mulai dari pembuatan pola di atas kertas, hingga tahap terakhir yakni meluruhkan dan melarutkan pada kain, dilakukan dengan memasukan kain pada air mendidih.
Dalam membatik, ada suasana ketenangan yang dirasakan Bambang. Dengan proses yang panjang itu malah membuatnya belajar arti kesabaran. Bahkan selama dirinya menekuni profesi menjadi pembatik, kecemasannya lebih terkontrol. Dalam artian, membatik membuat pikirannya lebih jernih dan sehat.
"Berkecimpung di dunia batik sangat banyak manfaatnya dan berkah bagi kehidupan kami berdua. Secara finansial cukup mendukung. Tapi yang penting kepuasan batin, batik kita diapresiasi kita juga banyak teman. Kita juga bisa membuka lowongan poekerjaan. Bagi ibu-ibu bisa menjadi pemasukan ekonomi keluarga," kata Bambang.
Menurut Bambang, ada dua jenis batik yang diakui. Pertama batik dengan proses pembuatannya dicanting, lalu kedua dengan proses pembutannya dicap. Sedangkan banyak juga kain bermotif batik dengan cara pembuatan disablon. Hal demikian, tidak bisa dikatakan sebagai batik. Karena tidak mengalami proses pembatikan.
"Di hari Batik Nasional ini, kalau ingin menghidupi batik batibmu harus bersih. Yakni menjadikan batik sebagai pusaka, tidak boleh sembarangan," katanya memungkasi.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Tukang Cukur Rambut di Gresik Buka Praktik Suntik Pemutih Kulit, Belajar dari YouTube
-
Kades di Gresik Dituduh Korupsi, Ternyata Jadi Sasaran Pemerasan Wartawan Gadungan
-
Terobos Perbaikan Jalan, Zainuri Warga Gresik Diserempet Truk Kakinya Putus Tapi Selamat
-
Semen Gresik Sabet Dua Penghargaan Predikat Gold dalam ISDA Award 2021
-
Kematian Misterius Remaja 16 Tahun di Driyorejo Gresik, Ada Banyak Luka Tak Wajar
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M
-
Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis