SuaraJatim.id - Dramatis sekaligus tragis nian nasib Heri Cahyono (53) warga asal Surabaya ini. Diduga gegara kalah judi Ia memilih mengakhiri hidupnya sendiri.
Mayatnya ditemukan menggantung pada tiang lampu di sekitar Stasiun Tandes Surabaya, Rabu (06/10/2021) malam. Warga Jalan Balongsari ini diduga telah menghabiskan banyak uang dan kalah dalam perjudian.
Hal itu diungkapkan oleh salah satu rekan korban yang meminta identitasnya dirahasiakan, diduga korban mengakhiri hidup akibat kalah banyak dalam perjudian.
"Dua hari ini enggak kayak biasanya. Dia memang suka judi, mungkin habis kalah banyak atau gimana kan saya gak tahu, karena dia diam saja gak cerita," kata dia, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (07/10/2021).
Sedangkan, Tulus warga sekitar Stasiun Tandes menambahkan, sebelum mengakhiri hidupnya, karyawan perusahaan swasta ini sempat ingin menabrakkan diri pada kereta yang tengah melintas.
Namun, aksinya yang dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB itu gagal karena dicegah oleh masyarakat yang melintas di rel tersebut sepulang kerja. Bahkan, sejak Senin (4/10/2021), ada warga yang memergoki korban berjalan sambil membawa tali.
"Sempat mau menabrakkan diri ke kereta, tapi dicegah oleh warga yang tahu. Terus tiba-tiba ketemunya sudah gantung diri. Dari kemarin itu sudah terlihat riwa-riwi sambil bawa tali warna biru," katanya menegaskan.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Baca Juga: Malangnya Nenek Surami, Nekat Melompat ke Sumur Gegara Frustasi Sakit Menahun
Berita Terkait
-
Malangnya Nenek Surami, Nekat Melompat ke Sumur Gegara Frustasi Sakit Menahun
-
Jeda BRI Liga 1, Persebaya Evaluasi Pemain di Gelora 10 November
-
Catat! Ini Tiga Jadwal dan Lokasi Vaksinasi di Surabaya 7 Oktober 2021
-
Pemkot Surabaya Merevisi Aturan Karantina Atlet PON XX Papua 2021
-
The Westin Surabaya Sajikan Menu Berkualitas dengan Oven Terbaik di Dunia
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh