SuaraJatim.id - Info vaksin Surabaya Senin, 25 Oktober 2021. Pemkot Surabaya terus masih terus menggelar vaksinasi di sejumlah tempat untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.
Bagi warga Surabaya yang belum divaksin atau baru mendapatkan vaksin dosis pertama bisa segera mendatangi tempat vaksinasi. Sebagian besar lokasi Vaksinasi ada di Puskesmas.
Berikut lokasi vaksinasi di Surabaya pada Senin, 25 Oktober 2021 berdasarkan informasi dari instagram Dinas Kesehatan Surabaya @sehatsurabayaku:
1. Puskesmas Dukuh Kupang (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021
Lokasi:
- Puskesmas Dukuh Kupang (100 dosis). Pengambilan antrean pukul 06.00 WIB
- Balai RW 1 Gunungsari (150 dosis). Pengambilan antrean pukul 08.00 WIB
- Lagoon Avenue Mall (150 dosi). Pengambilan antrean pukul 08.00 WIB
Jenis vaksin: Sinovac
Persyaratan: Usia minimal 12 tahun, membawa FC KTP/KK, untuk dosis 1 terdaftar di pedulilindungi, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, membawa bolpoin
2. Vaksinasi Massal(Dosis 1 & 2)
Baca Juga: Kejar Herd Immunity di Pondok Pesantren, Pemprov Jateng Kerahkan Layanan Mobil Keliling
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021(Pukul 10.00-15.00 WIB)
Lokasi: Multifunction Hall Grand City Mall
Jenis vaksin: AstraZeneca
Persyaratan: Usia minimal 18 tahun, membawa FC KTP/KK, untuk dosis 1 terdaftar di pedulilindungi, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, form skrining diunduh melalui ig @sehatsurabayaku
3. Puskesmas Sidotopo Wetan (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021 (pukul 08.00-11.00 WIB)
Lokasi: Lantai 2 Puskesmas Sidotopo Wetan
Jenis vaksin: Sinovac
Persyaratan: membawa FC KTP/KK dan nomor HP aktif, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1
4. UPTD Puskesmas Pucang Sewu (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021 (Pukul 07.30-12.00 WIB)
Lokasi:
Puskesmas Pucang Sewu
Jenis vaksin: Sinovac
Persyaratan: untuk warga Beratayaja, Kertajaya dan Pucangsewu, Usia minimal 12 tahun, membawa FC KTP/KK, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, membawa bolpoin
#dapatkan cleo dan susu bearbrand
5. Vaksin Corener (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021 (pukul 10.00-13.00 WIB)
Lokasi: Ruang Kesehatan Lobby D City of Tomorrow
Jenis vaksin dan dosis : Sinovac (250 dosis) dan AstraZeneca (50 dosis)
Persyaratan: KTP Surabaya dan domisili, membawa FC KTP/KK, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, membawa bolpoin
6. Sentra Vaksinasi (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021
Lokasi:
Vaksin Sinovac di Tugu Pahlawan dan Taman Cahaya Surabaya (Pukul 08.00-12.00 WIB)
Vaksin AstraZeneca di Atlas Sport Club (Pukul 08.00-12.00 WIB)
Persyaratan: KTP Surabaya dan domisili, membawa FC KTP/KK, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, membawa bolpoin sendiri
7. Puskesmas Gundih (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021 (pukul 08.00 WIB-selesai)
Lokasi: Balai RT 7 RW 7 Margodadi
Jenis vaksin: Sinovac
Persyaratan: KTP Surabaya dan domisili, membawa FC KTP/KK, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, membawa bolpoin
8. Puskesmas Tambakwedi (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021 (pukul 08.00 WIB-selesai)
Lokasi: Puskesmas Tambakeedi
Jenis vaksin : Sinovac
Persyaratan: membawa FC KTP/KK, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1
9. Puskesmas Kalijudan (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021 (pukul 08.00-12.00 WIB)
Lokasi: Puskesmas Kalijudan
Jenis vaksin : Sinovac
Persyaratan: KTP Surabaya dan domisili, membawa FC KTP/KK, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, membawa bolpoin
10. Puskesmas Asemrowo (Dosis 1 & 2)
Waktu: Senin, 25 Oktober 2021 (pukul 08.00-12.00 WIB)
Lokasi: Puskesmas Asemrowo
Jenis vaksin dan dosis : Sinovac (160 dosis)
Persyaratan: KTP Indonesia, membawa FC KTP/KK, dosis 2 membawa kartu vaksin dosis 1, membawa bolpoin
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
Gebrakan Anti-Rasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK
-
Terkait TPPU Rp25,8 Triliun, Bareskrim Geledah Toko Emas di Surabaya dan Nganjuk
-
Surabaya Pertahankan Predikat SAKIP "AA", Konsisten di Puncak Akuntabilitas Nasional
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas
-
Kronologi Terbongkarnya Brankas Kuno Juragan Toko Emas Semar Nganjuk, Ada Perhiasan Lama!
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Paron Ngawi, Membusuk Tanpa Busana!