SuaraJatim.id - Kebanyakan anak biasanya takut suntik. Bahkan, baru melihat tajamnya jarum suntik saja sudah bisa membuat nyali si bocah ciut.
Hal itu pula yang dirasakan oleh bocah laki-laki ini. Gara-gara takut suntik vaksin, dirinya menangis. Bahkan, sampai didampingi oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @ini_surabaya, memperlihatkan momen seorang bocah laki-laki yang akan disuntik vaksin Covid-19. Bocah tambun tersebut terlihat menangis saat akan disuntik.
Dia bahkan harus dibujuk oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar mau disuntik. Namun, bukan sebentar, bocah tersebut sempat mengulur waktu karena saking takutnya disuntik.
Dengan bajunya yang sudah terbuka, dia terus menangis ketika jarum suntik akan ditusukkan di lengannya. Bahkan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga sempat memberikan tongkatnya kepada bocah tersebut agar tidak lagi takut disuntik.
Hingga akhirnya dia disuntik oleh petugas. Ketika ditanya oleh Eri Cahyadi, dia mengaku jika tidak merasakan sakit saat disuntik.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"alah..le..le..sampai di tunggoni Pak Walikota Karo pejabat liane. Mugo2 awakmu iso dadi pejabat penting yo le. Aamiin.," ujar," ujzr @fazi***
"Dadi aib Dia di masa depan," imbuh @sami***
Baca Juga: Indonesia Kedatangan 12 Juta Vaksin Sinovac dan 677.430 Vaksin Pfizer
"Nek wedi suntik ojo dipekso. Ngunui mergo biasane wong tuane neh nyeneni sering mendeni disuntik nek nakal dll atau pernah trauma disuntik waktu kecil terasa nyeri terus," kata @roma***
"Paling lek g diparani pak eri sidoe diomeli make ambek di jiwet "ndang ageh ta selak antri diseneni iki engkok"," ucap @ire***
"Ndut ndut. eling jaman aku mbiyen. Wayahe suntik ato prekso gigi ng sekolahan mesti pura² ngelu ben gk melbu sekolah," ujar @yulia***
"Di tawarin top up FF (Free Fire) sakjane," kata @samiku***
"Yg nemenin pak wali ama panglima ..," tulis @anin***
"Klau gak mau jgn dipaksa, nanti dimarahi sama Komnas ham.," ujar @rijan***
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
Detik-detik Hilangnya Nelayan Situbondo di Laut Jangkar, Ponsel Masih Ada di Perahu