SuaraJatim.id - Musyawarah untuk mufakat adalah salah satu ciri orang Indonesia. Cara ini digunakan untuk mencari jalan keluar atas suatu masalah, mulai dari tingkat keluarga hingga tataran pemerintahan. Musyawarah untuk mufakat dilakukan dengan cara membahas suatu masalah secara bersama sehingga mendapatkan sebuah keputusan yang bisa diterima oleh semua pihak. Semangat tersebut juga diwariskan dalam Al Quran. Salah satunya dalam Surah Ali Imran ayat 159.
Surah Ali Imran adalah surah ke 3 dalam Al Quran. Surah ini tergolong surah Madaiyyah dan terdapat 200 ayat di dalamnya. Laman wikishia.net menulis, banyak hal yang dibahas dalam surah Ali Imran, diantaranya mengenai sejarah para nabi, tauhid, sifat-sifat Allah dan pelajaran yang bisa dipetik dari Perang Badar dan Perang Uhud.
Nah, salah satu ayat yang berlatar belakang mengenai perang Uhud adalah Surah Ali Imran ayat 159. Ayat tersebut berbunyi sebagai berikut.
"Fabimaa rohmatim minalloohi linta lahum. Walau kunta fadhdhon gholiidhol qolbi lanfadldluu min haulik. Fa’fu ‘anhum wastaghfirlahum wasyaawirhum fil amr. Fa,idzaa azamta fatawakkal ‘alallooh. Innallooha yuhibbul mutawakkiliin"
Artinya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.
Latar Belakang Turunnya Surah Ali Imran ayat 159
Laman umma.id menulis, Salah satu ulama yang menjelaskan isi kandungan ayat tersebut adalah Sayyid Qutb dalam kitab Tafsir Fi Zilalil Qur’an. Menurut Qutb, ayat tersebut berlatar belakang kejadian saat perang Uhud. Saat itu semangat kaum muslimin tengah berkobar untuk ikut berperang. Namun ketika dalam hendak berperang, di dalam kelompok pasukan terjadi perpecahan.
Sepertiga jumlah pasukan kembali pulang ke MAdinah sebelum terjun ke medan perang. Mereka yang berbalik arah dipimpin oleh Abdullah bi n Ubay bin Salul, yang merupakan seorang yang munafik.
Akibatnya kaum muslimin kalah dalam perang tersebut. Rasulullah ditinggalkan di tengah peperangan dan dikepung oleh musuh. Hanya beberapa sahabat saja yang bertahan melindungi Rasulullah, sementara yang lainnya porak poranda dihantam musuh.
Baca Juga: Surah Ar Rad Ayat 11: Makna Manusia Sebagai Pembuat Perubahan
Umat islam terpukul akan kejadian tersebut. Mereka marah dan emosi karena ditinggal oleh sepertiga pasukan, sehingga mengalami kekalahan dalam perang Uhud.
Dalam kondisi seperti itulah Allah menurunkan Surah Ali Imran ayat 159. Tujuannya untuk menenangkan dan menyenangkan hati Rasulullah dan pengikutnya. Dalam ayat ini Allah juga menunjukkan bahwa salah satu nikmat yang dimiliki umat muslim adalah akhlak mulia Rasulullah yang lembut, pemaaf dan tawakal.
Isi dan kandungan Surah Ali Imran ayat 159
Laman wislah.com menulis, meski para pengikut Rasulullah ada yang melakukan kesalahan atau pelanggaran dalam Perang Uhud, Nabi Muhammad tidak marah. Sebaliknya beliau menunjukkan contoh akhlak yang mulia dan penuh kesabaran dalam menjadi seorang pemimpin. Jika tidak demikian, bisa dibayangkan, umat Islam akan tercerai berai dan menjauh dari sisi beliau, sehingga tida ada lagi kekuatan.
Ayat ini juga mengisyaratkan pentingnya duduk bersama dalam membahas suatu permasalahan melalui cara-cara musyawarah. Dan musyawarah tersebut dipakai untuk membicarakan hal-hal yang sifatnya diniawai, seperti urusan politik, ekonomi dan kemasyarakatan.
Beberapa makna dan pelajaran yang bisa kita petik dari Surah Ali Imran ayat 159 di antaranya:
Berita Terkait
-
Viral Promosi Miras Pakai Tantangan Baca Al Quran, Yusril Minta Polisi Bertindak
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras
-
Insiden Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Aksi Boikot Produk OT Group Menggema, Apa Saja Produknya?
-
Profil Newport Produk Alkohol Milik Orang Tua Group di Balik Kasus Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban
-
Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU
-
Terobosan Muktamar NU: Bahas Usulan Zakat Jadi Diskon Langsung Pajak Terutang