SuaraJatim.id - Berita peristiwa di Jawa Timur ( Jatim) yang terjadi kemarin, Jumat (19/11/2021) masih menarik disimak. Ada sejumlah peristiwa kriminal sampai bencana terjadi di provinsi ujung timur Pulau Jawa ini.
Mulai dari kasus siswa SMK di Gresik yang ditangkap kepolisian sebab kedapatan mengedarkan narkoba, kemudian sejumlah peristiwa bencana alam dan terakhir peristiwa kecelakaan maut di Pasuruan.
Bocah SMK edarkan narkoba
Peredaran narkoba dan obat terlarang sudah mulai menjalar di kalangan pelajar di Gresik Jawa Timur. Mirisnya, tidak sedikit dari mereka malah ikut menjadi pengedar sabu-sabu.
Seperti yang dilakukan oleh MFF (16) remaja asal Kecamatan Driyorejo Gresik ini. Ia terciduk petugas Satresnarkoba Polres Gresik saat menawarkan sabu-sabu ke temannya. Akibatnya, remaja tanggung itu harus mendekam di balik jeruji besi dan merasakan dingginya lantai penjara.
Kasatreskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi membenarkan, jika pelaku yang diamankan kali ini masih di bawah umur. Namun dengan alasan apa pun, menurutnya, peredaran narkoba tidak bisa dibenarkan.
"Tersangka kami amankan saat berada di tepi Jalan Raya Desa Mojosarirejo awal November 2021. MFF disergap saat menunggu pemesan yang akan mengambil sabu-sabu darinya," kata AKP Irwan, Jumat (19/11/2021).
4 Orang satu keluarga tewas dalam kecelakaan kereta di Pasuruan
Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api di Kota Pasuruan. Sebuah kendaraan mobil ditabrak kereta api saat hendak melewati perlintasan tanpa palang pintu.
Baca Juga: Ya Ampun! Bocah MI Temukan Bayi Malang Terbungkus Kardus di Ponorogo
Akibatnya empat orang satu keluarga tewas. Dua pria dan dua perempuan yang terdiri dari ayah dan ibu serta kedua anaknya. Tiga orang tewas seketika di lokasi, sementara satu lagi tewas dalam perjalanan ke puskesmas.
Tanah longsor di Tulungagung
Berita selanjutnya tanah longsor di akses jalur menuju kawasan Wisata Waduk Wonorejo yang terputus akibat longsor di daerah tersebut.
Akibatnya, puluhan wisatwan tidak bisa kembali melewati jalur tersebut dan terjebak di area wisata. Mereka akhirnya dievakuasi oleh sehingga bisa kembali pulang.
Camat Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Hedik Iswanto mengatakan ada sekitar 30 orang wisatawan yang terjebak di area waduk saat peristiwa longsor terjadi.
"Ada sekitar 30 orang yang tidak bisa keluar. Mereka rata-rata adalah wisatawan dan pemancing yang sedang berwisata di (objek wisata, red.) Ranu Gumbolo, salah satu sisi waduk," katanya, Jumat (19/11/2021).
Berita Terkait
-
Ya Ampun! Bocah MI Temukan Bayi Malang Terbungkus Kardus di Ponorogo
-
Pelaku Suap Liga 3 Didenda Rp100 Juta dan Larangan Aktivitas di Sepak Bola Selama 10 Tahun
-
PNS Tersangka Korupsi Alat Pertanian Rp 4,3 Miliar di Ponorogo Sudah 'Dinonjobkan'
-
Terekam CCTV, Maling Beraksi Cepat Sekali Embat Motor di Parkiran Pabrik Mojokerto
-
Serbu 5 Wisata Trawas di Mojokerto Jawa Timur, Bisa Healing Sambil Petualangan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Ceria Mandi di Sungai Berujung Duka bagi Bocah Kelas 3 SD di Mojokerto
-
Berawal dari Mainan Korek Api, Satu Lemparan Si Kecil Hanguskan Rumah di Gresik
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban
-
Curhat Pilu Santri Kediri di Balik Tembok Pesantren: Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis