SuaraJatim.id - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melakukan pengejaran terhadap pelaku upaya pembunuhan ibu dan anak di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, yang diduga adalah suaminya sendiri.
Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Rizki Saputra mengatakan, pengejaran dilakukan bersama sejumlah anggota dengan mendeteksi keberadaan pelaku melalui nomor telepon yang digunakan pelaku.
"Tentu ini tidak mudah, sebab nomor telepon pelaku yang berinisial JK ini sebelumnya bisa dihubungi, namun kini tidak aktif," ucap Wahyu saat dikonfirmasi di Gresik, Rabu (24/11/2021).
Informasi sementara, kata Wahyu, diduga pelaku JK sempat menghubungi keluarga dekatnya, dan mengabari jika motor yang sempat dibawanya untuk kabur dari Gresik terparkir di daerah Bulu dekat Kota Surabaya.
"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Yang jelas bukan orang jauh. Hasil penyelidikan kondisi rumah dalam kondisi baik," tutur Wahyu.
Sebelumnya, terjadi peristiwa pembunuhan di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo Gresik, dan korbannya merupakan seorang ibu rumah tangga bernama Tiana (55) yang ditemukan dalam keadaan tewas, sedangkan anaknya Lita (25) mengalami luka berat.
Kepala Dusun Bambe Budiono mengatakan, kejadian bermula dari seorang tetangga korban bernama Mirah yang curiga terhadap kondisi rumah yang masih tertutup rapat, padahal sudah siang.
Mirah akhirnya memberanikan diri masuk ke rumah korban melalui pintu belakang, dan saat pintu dibuka melihat Lita anak korban tergeletak tak berdaya dengan tubuhnya bersimbah darah. "Mirah langsung minta tolong dan lapor ke Kepala Desa, setelah itu mereka ramai-ramai membuka rumah korban," ungkap Budiono.
Sejumlah warga kemudian melakukan evakuasi kepada Lita untuk menjalani perawatan medis di RS Ibnu Sina Gresik, karena mengalami luka benda tajam yang cukup parah. Sedangkan, ibunya Lita berada di kamar ditemukan sudah meninggal dengan kepala tertutup bantal.
Baca Juga: Inilah Pak Robyek, Dapat Bisikan Gaib Istrinya di Kuburan Minta Diperiksakan ke Dokter
Sementara di lokasi kejadian ditemukan barang bukti berupa gunting, tabung elpiji, selimut dan sarung bantal yang ada percikan darah korban. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Demo Panas di Depan BI Jatim: Mahasiswa Bakar Ban Sampai Tantang Sumpah Mubahalah
-
Ingkar Janji di Desa Tlogo Blitar: Proyek KDMP Robohkan Sekolah Sebelum Siapkan Pengganti
-
Buka Expo Konstruksi, Gubernur Khofifah Optimistis pada Penciptaan Lapangan Kerja di Jatim
-
Belum Punya Gedung, Siswa SRMP 29 Pamekasan Harus Pindah Belajar ke Sampang
-
Terjebak di Lantai Dua, 4 Penghuni Rumah di Ampel Surabaya Dievakuasi dari Kepungan Api