SuaraJatim.id - Seorang bocah berusia dua tahun dilaporkan hilang tenggelam di saluran air Jalan Manukan Kasman, Tandes, Surabaya, Rabu, (24/11/2021). Petugas masih melakukan proses pencarian korban.
Saksi warga setempat, Shokip (45) menuturkan, dirinya sempat melihat balita tersebut hanyut. Namun tak sempat melakukan penyelamatan, lantaran derasnya arus akibat hujan yang sangat lebat.
“Sempat terlihat hanyut, tangannya di atas kayak orang minta tolong, saya kira anak- anak mandi biasa,” ujarnya, mengutip dari Beritajatim.com jejaring media Suara.com, Rabu.
Berdasar informasi yang terhimpun, bocah tersebut tidak terawasi dengan baik lantaran ditinggal kerja orang tuanya.
Petugas gabungan menyisir sepanjang saluran air untuk mencari bocah tersebut. Saluran air tersebut memiliki lebar sekitar 1,8 meter dan dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.
Namun, saat kejadian hujan deras sedang terjadi dan saluran air penuh. Tampak petugas linmas juga menenengakan keluarga korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Ratusan Santri Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo
-
Kandang Sapi di Gresik Terbakar, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sudah Tender Rp7,3 Miliar, Pembangunan TPA Mrican Baru Ponorogo Terancam Batal
-
Api Lalap Separuh Kantor Balai TN Meru Betiri, Diduga Korsleting Listrik