SuaraJatim.id - Wisata religi Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim yang berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terendam banjir, Kamis (9/12/2021). Makam wali tertua itu hampir semua sudutnya tergenang air.
Situasi itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun instagram @wisatagresik.
Dalam video terlihat deretan makam yang terendam air setinggi betis orang dewasa. Makam-makam yang berada di dalam pagar tersebut seluruhnya terendam air. Bahkan, kawasan yang berada di luar makam pun turut kebanjiran. Kawasan wisata ini sendiri disebut-sebut tak pernah mengalami kebanjiran.
Unggahan tersebut kemudian mengundang beragam komentar dari warganet.
"Dulu tidak pernah seperti ini, bukti drainase sangat buruk. Semoga ada solusi yang cepat dan tepat mengingat kawasan wisata religi ini didatangi ribuan orang dari berbagai daerah," ujar @alir*** sembari memention akun @pemkabgresik @humasgresikkab @fandiakhmadyani
"Semoga ada penanganan yg tepat dr pemerintah bwt penanganan banjir," imbuh @nurul***
"kok pengn nangis ya allah," ucap @vie***
"Semoga lekas aman kembali makam waliyullah sunan Gresik aminn," ujar @ibra***
"biyen gatau banjir (dulu nggak pernah banjir)," kata @nick***
Baca Juga: Embat Duit Bosnya Tapi Ngaku Jadi Korban Jambret, Akal Bulus Pria Gresik Ini Terungkap
"Astaghfirullah hal adzim......bumi pun sepuh manungsone kakean polah," ujar @nama***
"Kok iso ngembeng? Drainase ne piye iku??," ujar @depp***
"astaghfirullah sak umur" gk prnh liat banjir makam mbah syeh maulana malik ibrahim,, tpi skrg banjir dan hmpir smua terendam," ujar @arif***
"Bismillah.. Masya Alloh TabarokAllah SubhanAllah Allah ta'ala, semoga Allah melindungi kita banjir sdkt tinggi lumayan dari ziarah di makam nya lebih baik Aamiin," kata @robi***
Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim sendiri berada di Desa Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tepatnya di Jalan Malik Ibrahim, di Desa Gapuro Sukolilo yang berjarak 200 m dari alun-alun Kota Gresik, sehingga sangat mudah dijangkau dengan transportasi umum.
Lokawisata religi itu selalu ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah, khususnya saat weekend dan hari libur. Para peziarah yang datang biasanya melantunkan zikir, salawat, dan mengirimkan doa untuk Syeh Maulana Malik Ibrahim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga