SuaraJatim.id - Lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kini banyak dikunjungi oleh masyarakat. Bukan untuk membantu melakukan evakuasi, melainkan mereka hanya ingin melihat-lihat dan mengabadikan foto.
Salah satunya seperti yang tampak dalam foto yang diunggah oleh akun instagram @infojember.
Dalam foto terlihat seorang wanita tengah berpose di depan sebuah rumah yang hancur akibat Awan Guguran Panas (APG) Gunung Semeru. Sementara seorang pria terliha tengah memotret wanita tersebut.
Keduanya tampak mengenakan pakaian berwarna senada seperti seragam.
Dalam foto juga ditulis keterangan jika lokasi bencana bukan situs dan wahana wisata baru.
"Pose cantik ini mengajarkan satu hal...Niat baik hati berbanding terbalik dengan kepekaan hati!!! Stop datang ke lokasi bencana untuk "melihat lihat"!!!! Lokasi bencana bukan situs dan wahana wisata baru," tulis keterangan dalam foto tersebut.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang merasa geram dengan foto tersebut.
"Dilarang masuk untuk orang yg hanya datang untuk berfoto," ujar @ubey***
"Kayaknya pakaian yg di pake mereka berdua sejenis seragam kerja, tp klo di liat dari pose wanitanya sepertinya sedang berfoto dg backgroud rumah runtuh karena letusan Semeru. Apakah seperti yg di sebut Alm. Meggy Z "Menari di atas luka"?? ," kata @arif***
Baca Juga: Kisah Nurfida Bocah yang Viral Lari Kencang saat Erupsi Gunung Semeru
"Empati dan simpati mulai berkurang yg ad hanya ingin update d sosmed ," ucap @ping***
"Gak menjaga perasaanx yg kn musibah," kata @agus***
"Koyok ape prewed ae foto" nang erupsi semeru. Sin ngisini bok bok!!," ujar @toyo***
"Eksistensi melebihi empati hingga smartphone lebih pandai drpd pemiliknya #ripnurani," timpal @rani***
"Miris loh rek..RIP empati," ucap @thia***
Sebelumnya, Bupati Lumajang Thoriqul Haq juga sempat geram dengan fenomena warga yang menjadikan lokasi terdampak Gunung Semeru sebagai ajang swafoto.
Dia menegaskan kawasan terdampak letusan Gunung Semeru bukan tempat wisata. Ia pun memperingatkan supaya masyarakat untuk tidak mendekat ke wilayah bencana.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!