SuaraJatim.id - Terkuak sudah berapa lama kematian anak gajah bernama Dumbo, koleksi Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Melalui Humas KBS, Agus Supangkat, saat diwawancarai awak media di lokasi, Sabtu (18/12/2021) sore. Dia menjelaskan jika kematian Dumbo tak sampai hitungan Minggu.
"Belum lama, masih beberapa hari yang lalu. Ya sekitar itu, dua hari yang lalu ya. Bukan (kemarin)," ujarnya.
Meskipun demikian, Agus belum mau menjelaskan secara terperinci perihal kematian anak Gajah yang berusia 2,5 tahun tersebut.
"Menunggu rilis resmi saja. Nanti pasti segera dirilis," katanya menambahkan.
Namun untuk kapannya rilis kematian dari Dumbo, Agus tak bisa memastikan jadwalnya. Sebab saat ini masih menunggu hasil otopsi dari anak gajah yang sempat diberi nama oleh Tri Rismaharini itu
Agus juga menambahkan, jika pada hari Sabtu ini tidak ada proses otopsi pada gajah Dumbo.
"Untuk hari ini tidak ada otopsi," ucapnya.
Selain itu, menurut pantauan di lapangan, tampak kendaraan mobil inafis milik Polrestabes Surabaya. Mobil itu ditumpangi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana.
Baca Juga: Baju Jiho OH MY GIRL dan Karina Aespa di Red Carpet KBS Gayo Daechukje Kembar
Sayangnya, awak media tak berikan keterangan dari Mirzal.
Sebelumnya, dikabarkan jika anak gajah yang dinamai oleh Tri Rismaharini hari ini dengan nama Dumbo dikabarkan mati pada Jumat (17/12/2021) kemarin.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Baju Jiho OH MY GIRL dan Karina Aespa di Red Carpet KBS Gayo Daechukje Kembar
-
Penampilan Wendy Red Velvet di Special Stage KBS Gayo Daechukjae Disorot: Kayak Maknae
-
Anak Gajah Koleksi KBS yang Diberi Nama Dumbo Oleh Tri Rismaharini Mati Misterius
-
Gajah Betina Mati di Kebun Sawit Riau, Diduga Gegara Tersengat Listrik
-
Lineup Kedua KBS Gayo Daechukje 2021 Telah Diumumkan, Ada NCT U hingga IVE!
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya