SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu ribut berita viral seorang CPNS di lingkungan Kejaksaan anak tukang sapu di Surabaya hasil nilai psikotest serta kesehatannya nol.
Hasil nilai nol ini menjadi sorotan warganet dan sempat membuat ribut media sosial. Terkait viral berita itu, Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) akhirnya buka suara.
Seperti dijelaskan Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer, angka Nol pada pengumuman kelulusan seleksi CPNS Kejaksaan RI pada dasarnya bukanlah merupakan nilai capaian untuk sub tes yang bersifat menggugurkan seperti tes psikotes, kejiwaan maupun Kesehatan. Dalam sub tes tersebut, nilai yang ada hanyalah nilai 0 dan 1.
"Dimana 0 merupakan kode bagi peserta yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), sedangkan 1 merupakan kode bagi peserta yang Memenuhi Syarat (MS)," katanya seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Minggu (09/01/2022).
"Berbeda halnya dengan sub tes yang memiliki bobot atau yang bukan bersifat menggugurkan seperti wawancara, CAT, Kesamaptaan, Beladiri ataupun Praktek Kerja, range penilaiannya adalah angka 0 sampai 100," katanya menambahkan.
Ia juga menjelaskan bahwa sejak Pengumuman awal seleksi CPNS Kejaksaan pada tanggal 30 Juni 2021, sub tes-sub tes yang dilakukan di Kejaksaan RI telah secara terbuka dijelaskan kepada seluruh calon pelamar.
Kepada para pelamar itu, dijelaskan kalau komponen penilaian seleksi terdiri dari sub tes yang memiliki bobot nilai dan ada yang bersifat menggugurkan, yakni Psikotes, Kejiwaan dan Kesehatan.
"Dimana tiga sub tes yang bersifat menggugurkan mutlak diperlukan dalam rangka menjaring calon pegawai Kejaksaan RI yang sesuai dengan tugas dan fungsinya selaku penegak hukum, yang tidak hanya memerlukan kecerdasan secara intelektual, namun juga didukung dengan kesiapan mental, potensi, psikis, maupun Kesehatan jiwa serta Kesehatan fisik yang mumpuni," terang Leonard.
Dalam rangka menjamin obyektifitas, penunjukkan tim konsultan SDM yang menjalankan psikotes dan tes kejiwaan dilakukan secara lelang terbuka melalui e-procurement atau lelang elektronik, sehingga independensinya terjaga.
Sedangkan tes Kesehatan, diselenggarakan secara serentak di rumah sakit-rumah sakit daerah yang selanjutnya dinilai secara terpusat oleh Tim Dokter Independen Kejaksaan, sehingga meminimalisir terjadinya kecurangan.
Baca Juga: Cuaca Hari Ini Wilayah Jatim Diramalkan Bakal Diterpa Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin
"Dari penjelasan di atas, Kejaksaan Agung telah memberikan pelurusan dan informasi kepada masyarakat atas pemberitaan dimaksud," ucapnya.
Sebagai informasi, seorang anak tukang sapu jalanan di Surabaya, Ghufron mendapat nilai nol dalam tes psikotes dan kesehatan saat mengikuti CPNS Kejaksaan RI. Nilai nol ini menimbulkan tanda tanya, karena Ghufron termasuk Sarjana dengan IPK cukup tinggi.
Pemberitaan ini mencuat saat ketua DPD RI, La Nyalla meminta penjelasan kepada Kejagung RI. Apakah nilai nol tersebut merupakan kesalahan dalam input data atau memang nilai yang didapat anak tukang sapu tersebut adalah nol.
Berita Terkait
-
Cuaca Hari Ini Wilayah Jatim Diramalkan Bakal Diterpa Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin
-
Penjual Gado-gado di Surabaya Terkapar Bersimbah Darah di Jalanan Dibacok Parang
-
Aksi Eri Cahyadi saat Banjir Surabaya Dianggap Pencitraan, Netizen: Biar Kelihatan Sibuk
-
Pembunuhan Sadis Warga Tandes Surabaya Dipastikan Bukan Perampokan
-
Langkah Taktis Penanganan Banjir di Surabaya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh