SuaraJatim.id - Media sosial kembali diramaikan kasus kematian Nia Widyasari, mahasiswi UB Malang asal Mojokerto yang bunuh diri di atas makam ayahnya beberapa waktu lalu.
Kabarnya, Kekasih Novi, Bripka Randy Bagus Sasongko, tersangka kasus dua kali aborsi yang saat ini ditahan di Polda Jatim belum dipecat dari kepolisian. Kabar ini diunggah akun Twitter @mazzini_gsp
Akun itu mengunggah sebuah tautan link peberitaan salah satu media online dengan wording caption seperti ini:
"Update kasus wafatnya Novia Widyasari
Tim Advokasi menemukan fakta baru.
1. Aborsi dilakukan Novia murni atas desakan dan bujukan Randy beserta keluarganya
2. Novia tidak mengidap Bipolar seperti yg dituduhkan
3. Randy belum dipecat dari Kepolisian".
Sebelumnya, kasus Bripda Randy Bagus terlibat dalam kasus Novia Widyasari. Selain ditahan, anggota polisi ini juga dikabarkan bakal dipecat dari kepolisian.
Hal ini disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. "Tindak tegas baik sidang kode etik untuk dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)," kata Dedi Prasetyo.
Bripda Randy Bagus secara internal melakukan perbuatan melanggar hukum Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik serta dijerat Pasal 7 dan Pasal 11. Secara eksternal dijerat dengan Pasal 348 Juncto 55 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Terkait status Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Polda Jawa Timur diminta memberi kejelasan pasti, sebab faktanya proses pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri masih berjalan.
"Hal ini berarti bahwa Randy masih berstatus sebagai anggota Polri aktif dan belum diberhentikan," ujar salah satu anggota Tim Advokasi Novi seperti dikutip dari website pemberitaan tersebut.
Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Novia Widyasari, Tidak Mengidap Bipolar hingga Status Randy di Kepolisian
Hingga berita ini ditulis, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko belum menjawab pertanyaan lewat pesan WhatsApp.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Terbaru Kasus Novia Widyasari, Tidak Mengidap Bipolar hingga Status Randy di Kepolisian
-
Waduh! Hamili Novia Widyasari Hingga Akhirnya Bunuh Diri, Bripda Randi Bagus Belum Dipecat?
-
Pria Asal Lampung Ditembak Mati Polisi di Sidoarjo
-
Polisi Mau Jemput Paksa Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan, Menghalangi Bisa Dijerat Pidana
-
Sidang Praperadilan JE, Polda Jatim Bantah Semua Dalil Tersangka Pelecehan Seksual SPI
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat
-
BRI dan BPKH Resmi Serahkan Banknotes SAR 152 Juta untuk Haji 2026
-
BRI Tawarkan Cicil Emas Praktis di BRImo, Bisa Digadai dan Dijual
-
Dilema UMKM: Naikkan Harga atau Bangkrut Gara-Gara Plastik Mahal
-
Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit & GOR BPBD Jatim: Perkuat Logistik Kebencanaan