SuaraJatim.id - Ratusan biker yang menggelar balap liar di jalanan daerah Srengat, Kabupaten Blitar, kocar-kacir ketika digrebek polisi, Senin (24/1/2022). Mereka lari tunggang langgang demi lolos dari kejaran polisi.
Bermula dari keresahan masyarakat dengan aktivitas balap liar, polisi dan TNI bergegas menuju lokasi yang dilaporkan. Begitu mendekat, petugas melakukan penggerebekan.
“Melalukan hobby tidak pada tempatnya, dan meresahkan masyarakat kemudian kami tertibkan,” kata Kapolsek Srengat, Kompol Yusuf, ketika dikonfirmasi, Senin (24/1/2022).
Ketika digerebek petugas, ratusan biker langsung berhamburan melarikan diri. Sebagian diantaranya berhasil diamankan petugas untuk diklarifikasi.
Dari penggerebekan itu, 15 kendaraan modifikasi yang dijajal di arena balap liar diamankan petugas, sementara para pengendara dikenai tilang serta penindakan terkait protokol kesehatan.
“Kami juga menerapkan penindakan terkait protokol kesehatan,” ujarnya.
Gagal di lokasi pertama, para pembalap liar tersebut bergeser menuju daerah Kota Blitar. Ada tiga lokasi yang dijadikan sebagai ajang balap liar di dalam kota. Antara lain di Jalan Tanjung, Jalan Cemara dan di Jalan Diponegoro depan Taman Kebonrojo.
Pada tiga tempat ini, jumlah biker yang andil tak sebanyak yang ada di Srengat. Untuk kendaraan yang diamankan di arena balapan liar dalam kota sebanyak 12 unit saja. Sehingga total motor yang ditindak polisi sebanyak 27 unit kendaraan.
Polisi meminta masyarakat untuk segera melapor ke petugas bila kembali menemui ajang balap lur yang meresahkan.
Baca Juga: Kabupaten Blitar Mulai Suntik Vaksin Booster Besok, Begini Syaratnya
“Selain melakukan penindakan, kami juga memberikan pembinaan kepada para pemuda tersebut dengan harapan dapat menimbulkan efek jera,” ungkapnya.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya
-
Tragedi Carok di Lumajang: Istri Korban Sebut Ada Eksekutor Ketiga yang Habisi Suaminya Secara Keji
-
Tebing 100 Meter di Desa Nglinggis Longsor, Jalur TrenggalekPonorogo Ditutup
-
Usai Beraksi di Pamekasan, Aksi Ibu dan Anak yang Jadi Otak Pencurian Emas Lintas Provinsi Berakhir
-
Lepas Kloter Terakhir Embarkasi Surabaya, Khofifah Pesankan Jamaah Jaga Kesehatan