SuaraJatim.id - Polrestabes Surabaya meningkatkan patroli siber atau memantau media sosial untuk mengantisipasi terjadi tawuran di wilayah hukumnya.
Sebelumnya diberitakan, telah terjadi dua peristiwa tawuran di Surabaya beberapa pekan terakhir. Seperti yang terjadi du Jalan Gubeng dan Jalan Kedung Sroko. Bahkan, aksi bentrokan di Jalan Dinoyo sempat melukai ibu hamil.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menegaskan, pihaknya akan lebih menggencarkan patroli siber untuk mengetahui postingan-postingan yang bersifat provokatif.
“Kami juga galakan patroli siber terkait postingan yang mengajak dan menghasut masyarakat untuk tawuran. Karena itu sangat berbahaya dan meresahkan,” ujarnya saat mengutip dari beritajatim.com, Kamis (27/1/2022).
Selain melakukan patroli siber, Yusep juga menggiatkan patroli malam dan melakukan penyekatan untuk mempermudah pengawasan terhadap aksi pemuda yang mencurigakan. “Kami lakukan penyekatan untuk membatasi ruang gerak pelaku tawuran. Selain itu kami lakukan koordinasi dengan Polsek jajaran serta bekerjasama dengan TNI dan Satpol PP,” imbuhnya.
Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bisa bersinergi dengan kepolisian. Yakni melaporkan setiap kejadian kejahatan jalanan yang terjadi di Surabaya. Ia berjanji, akan menindak tegas para pelaku kejahatan yang meresahkan warga Surabaya.
“Saya terima kasih kepada masyarakat karena selama ini telah melaporkan kejahatan jalanan yang kami langsung tindak lanjuti. Saya harap kedepannya sinergi dengan masyarakat semakin baik untuk menjaga kondusifitas Kota Surabaya utamanya di masa pandemi,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tekan Balapan Liar, Polisi Surabaya Akan Fasilitasi Pebalap Jalanan
-
7 Pelajar SD Terlibat Tawuran di Cibubur, Kapolsek Ciracas: Hanya Ikut-ikutan
-
Ampun Dah! Pelajar SD di Cibubur Hendak Tawuran, Satu di Antaranya Bawa Sajam
-
Viral Video Pelajar Tawuran Bawa Senjata Tajam di Bandar Lampung, Polisi: Kami Belum Tahu dari Sekolah Mana
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Pekerja Migran Asal Lumajang Kubur Emas Rp 500 Juta di Kolong Ranjang, Apes Digondol Adik Kandung!
-
Berantas Tegas Premanisme, Polda Jatim: Negara Tidak Boleh Kalah!
-
Silaturahmi Ramadan BRI Dorong Jurnalisme Berkualitas, Donasi Rp250 Juta
-
3 Kali Hamili Pacar Berujung Aborsi, Pria di Surabaya Terancam Dipenjara 3 Tahun
-
Dalang Penculik Sekeluarga di Jombang Ternyata Seorang Wanita Asal Bangkalan, Kini Masih Buron