SuaraJatim.id - Tata cara sholat hajat yang benar itu adalah dengan dikerjakan sesuai Sunnah Rasulullah SAW. Sholat hajat ini, biasanya dikerjakan sebanyak 2 rakaat, diawali niat dan dikahiri dengan salam.
Sholat hajat merupakan salah satu sholat sunnah yang dikerjakan karena seseorang nemiliki sebuah hajat atau keinginan. Dengan harapan, setelah melakukan sholat hajat ini, Allah SWT bisa mengabulkan hajat yang diinginkan.
Salah satu contoh hadist yang menjelaskan mengenai keutamaan sholat hajat ini adalah hadist riwayat Imam Ahmad yang berbunyi,
"Siapa yang berwudju dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat (Shalat Hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah berikan apa yang ia minta cepat atau lambat."
Melansir dari YouTube chanel santri mengaji pada Minggu (30/1/2022), agar apa yang diminta bisa terkabul, maka laksanakanlah sholat hajat dengan benar. Adapun tata cara melaksanakan sholat hajat yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
1. Takbiratul ihram dan diiringi dengan membaca niat. Adapun niatnya adalah sebagai berikut:
"Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala."
Artinya: “Aku berniat salat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Membaca doa iftitah. Berikut doanya:
Baca Juga: Tata Cara Sholat Hajat, Beserta Bacaan Doa dan Keutamaannya
“Allahu akbar, kabirau walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukrotaw washila. inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal arha hanifam muslimaw wa ma ana minal musyrikin. inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil alamin la syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimin.”
Artinya, “"Allah maha besar, maha sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang mencipta langit dan bumi dalam keadaan lurus dan pasrah. Dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku semata hanya untuk Allah Tuhan Semua Alam, tiada sekutu bagi-Nya. dan begitulah aku diperintahkan dan aku dari golongan orang muslim.”
3. Membaca surat Al-Fatihah
4. Membaca surat – surat pendek yang ada di Al-Quran, seprti surat An Nas, Al Ikhlas, dan Al Falaq.
5. Lalu rukuk dan membaca doa rukuk.
“Subhaana rabbiyal ‘adzhiimi Wa Bi Hamdih.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
Terkini
-
5 Produk Royal Canin di Blibli
-
Desa Pajambon Kini Sukses Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
-
BRI Dorong Budaya Hemat Energi dan Keberlanjutan di Momentum Earth Hour
-
Transformasi Desa Tugu Selatan Lewat Kampung Koboi, Bukti Kekuatan Potensi Lokal
-
Link Resmi Pengumuman SNBP 2026 Kampus Unair Surabaya