SuaraJatim.id - Sejumlah dua orang perangkat desa di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur resmi tersangka korupsi dana desa dan anggaran desa tahun 2019 sebesar Rp260,74 juta. Para maling uang rakyat itu langsung dijebloskan ke jeruji sel tahanan kejaksaan setempat.
"Kedua tersangka kami tahan setelah bukti permulaan cukup," kata Kepala Kejari Trenggalek Darfiah dalam konferensi pers di Trenggalek, seperti diberitakan Antara, Kamis (3/2/2022).
Perangkat desa yang ditahan, yani berinisial AK dan S dari Desa Ngulanwetan, Kecamatan Pogalan, Trenggalek. Keduanya dititipkan ke Rumah Tahanan Klas IIb Trenggalek.
Darfiah melanjutkan, tersangka bakal dijerat hukum sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang hukumannya kurungan penjara maksimal 20 tahun penjara dan denda.
"Saat ini kedua tersangka ditahan di Rutan Kelas II B Trenggalek," ujar Darfiah.
Tindak pidana korupsi yang dilakukan AK dan S adalah dengan cara menggelembungkan laporan penggunaan anggaran dana desa dan anggaran desa.
Tersangka S yang diduga melakukan korupsi sebesar Rp80,27 juta. Besaran korupsi itu dihitung berdasarkan selisih laporan dari realisasi pelaksanaan kegiatan sebesar Rp720,58 juta.
"Sementara berdasarkan hasil audit senilai Rp640,310 juta sehingga terdapat selisih kurang Rp80,276 juta. Sudah kami kroscek," ujarnya.
Sementara untuk dana desa, lanjut Darfiah, berdasarkan hasil audit pelaksanaan kegiatan merujuk surat permintaan pembayaran (SPP) ditemukan selisih Rp180,44 juta dari nilai keseluruhan Rp895,55 juta.
Baca Juga: KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi e-KTP
Dana itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi kedua orang perangkat desa tersebut.
"Hasil audit Rp715,091 juta sehingga terdapat selisih kurang Rp180,446 juta. Saat ini kami masih mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak
-
Drama OTT Tulungagung: Tak Hanya Bupati, Sang Adik Kandung Legislator PDIP Ikut Diboyong KPK
-
Detik-Detik Sopir Truk Sampah di Gresik Larikan Kendaraan yang Terbakar ke Pos Damkar
-
7 Fakta Profil dan Kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Kena OTT KPK
-
KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Ini 7 Fakta Lengkapnya