SuaraJatim.id - Seorang remaja cewek namanya Bunga (16), asal Magetan Jawa Timur ( Jatim ) ini membuat gemas keluarganya. Belum menikah tapi sudah hamil tiga bulan.
Namun persoalannya bukan di situ. Ia terus bungkam saat ditanya siapa pria yang menidurinya. Bahkan kasus ini sampai dilaporkan ke polisi. Di kantor polisi Bunga tetap bungkap.
Kronologi kasus ini bermula saat Bibinya curiga dengan kondisi fisik keponakannya. Utamanya perubahan fisik Mawar yang mirip orang sedang hamil.
Sang bibi lalu memutuskan untuk meminta Mawar memeriksa urine dengan testpack. Hasilnya menunjukkan dua strip. Syok sudah pasti sebab Bunga ini belum memiliki suami alias belum menikah.
Masih tak percaya dengan hasil testpack tersebut, sang bibi pun membawa Bunga periksa ke bidan desa setempat untuk pemeriksaan.
Ternyata hasil testpack tersebut akurat. Si bidan desa membenarkan kalau keponakannya tengah hamil dengan usia kandungan dua hingga tiga bulan. Sang bibi lantas melaporkan hal tersebut pada pihak kepolisian.
Sementara itu, Bunga sendiri tidak mau bilang tentang siapa lelaki yang menidurinya. Dia takut untuk menyebutkan nama.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan terkait kejadian itu. Ada warga Kawedanan yang melaporkan dugaan perbuatan cabul ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Magetan.
"Ada laporan dugaan cabul terhadap anak bawah umur. Kasusnya saat ini sedang ditangani oleh unit PPA," kata Budi seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (10/02/2022).
Baca Juga: Seorang Remaja di Magetan Ketakutan Sebut Nama Lelaki yang Menghamilinya
Semalam korban sudah menjalani visum rumah sakit. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku pencabulan itu.
"Saat ini sedang ditangani dan dilakukan pengembangan oleh PPA. Selebihnya tunggu penyidik bekerja menemukan pelaku dugaan cabul terhadap anak di bawah umur hingga korban hamil tersebut," kata Budi.
Berita Terkait
-
Seorang Remaja di Magetan Ketakutan Sebut Nama Lelaki yang Menghamilinya
-
RM Cabuli 2 Santriwati Usia Belasan di Balikpapan, Polisi Buka Ruang Bagi Orangtua, Ini Kata Kombes Pol Yusuf Sutejo
-
Tragisnya Reza, Pelajar di Magetan yang Memilih Gantung Diri di Jendela Kamar Rumahnya
-
Modus Dugaan Pencabulan Yusuf Alkaf Pamekasan, Awalnya Diminta Memijit dengan Iming-iming Dapat Berkah
-
Salah Satu Korban Pegawai Restoran Tukang Intip Cewek Pipis di Toilet Mahasiswi UNEJ
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Duka di Balik Topeng Tawa: Kisah Tragis Badut Keliling Mojokerto yang Habisi Nyawa Mertua
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar