SuaraJatim.id - Sosok Nur Hasan terus menjadi bahan perbincangan. Pria yang disebut-sebut sebagai pemimpin Padepokan Tunggal Jati Nusantara itu kini diperiksa polisi.
Nur Hasan memimpin anggota padepokannya menggelar ritual berujung maut di Pantai Payangan Kabupaten Jember Jawa Timur ( Jatim ). Sebanyak 24 orang ikut dalam ritual di pinggir pantai yang kemudian digulung ombak, Minggu (13/02/2022).
Akibatnya sebanyak 11 orang tewas dalam tragedi tersebut. Sementara sisanya selamat, termasuk Nur Hasan. Sempat dinyatakan sakit muntah dan mual, Ia akhirnya sembuh dan segera dipanggil kepolisian setempat.
Polisi menyelidiki kasus ini. Sebanyak 18 saksi telah diperiksa, termasuk Nur Hasan. Lalu siapa sebenarnya Nur Hasan ini?
Padepokan Jati Nusantara berada di Desa Dukuhmencek Kecamatan Sukorambi. Nur Hasan disebut-sebut sebagai pemimpin padepokan ini. Di mata tetangganya, Nur Hasan dinilai sebagai orang baik.
Hal ini disampaikan tetangganya berinisial AH. Meskipun begitu, AH menyatakan tidak pernah mengetahui sepak terjang padepokan Tunggal Jati Nusantara itu.
"Dia itu tetangga saya, setahu saya dia bukan pimpinan padepokan. Bukan kiai yang punya banyak santri," katanya beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Suaraindonesia.co.id jejaring Suara.com.
Ia justru mengatakan kalau Nur Hasan dikenal sebagai MC dangdut. Bahkan sempat bekerja di luar negeri sebagai pekerja migran (PMI) di Malaysia.
"Setahu kami, dia pernah kerja ke Malaysia dan sering menjadi MC di acara dangdutan. Kalau tidak percaya, silakan tanya tetangga lain," sambung dia.
Kendati demikian, kepribadian Nur Hasan memang selama ini dikenal baik. Alhasil dirinya mengaku kaget mendengar kabar peristiwa ritual berujung maut di Pantai Payangan tersebut.
"Dia orangnya baik dan sering menyapa kalau ketemu di jalan. Hanya tidak menyangka, bisa seperti itu," herannya.
Sementara, Kepala Desa Dukuhmencek, Nanda Setiawan membantah ada padepokan di wilayahnya dan dipimpin oleh Nur Hasan.
"Saya katakan itu bukan padepokan. Hanya setiap malam Jumat Wage ngaji. Kalau tidak salah sebulan dua kali," jelasnya.
Seperti diberitakan, sejumlah 11 orang tewas digulung ombak besar saat menggelar ritual di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur, Minggu (13/2/2022) dini hari. Kasus itu masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.
Sebelumnya, peristiwa naas menimpa 24 orang rombongan jamaah Padepokan Tunggal Jati Nusantara saat mengelar ritual khusus berendam di pantai Payangan, Ambulu, Minggu (13/2/2022) malam.
Berita Terkait
-
Petaka Ritual Pantai Payangan, Ketua Padepokan Tunggal Jati Nusantara Mulai Jalani Pemeriksaan Polisi
-
Viral Video Prosesi Penyembuhan Diduga Sebelum Gelar Ritual Maut di Pantai Payangan Jember
-
Pantai Payangan: Ritual Mencari Ketenangan Hidup Berakhir Terseret Ombak Laut Selatan
-
Polisi Sebut Padepokan Tunggal Jati Nusantara Miliki 100 Anggota, Rutin Gelar Ritual
-
Pulang Dari Rumah Sakit, Pimpinan Padepokan Tunggal Jati Nusantara Dijemput Polisi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari
-
Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis
-
Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas