SuaraJatim.id - Terungkap penyebab mobil SUV Ford Everest terdampar di tengah hutan Ponorogo. Mobil warga putih milik Ahmad Romadhoni warga Babadan ternyata bukan karena tersesat atau hasil curian.
“Tidak kesasar atau dikerjain makhluk halus. Ya karena pas jalan itu habis hujan dan penuh lumpur, sehingga keplentong (terjebak) tidak bisa jalan,” kata Ahmad Romadhoni mengutip dari Beritajatim.com jejaring Suara.com, Sabtu (19/2/2022).
Kronologisnya, lanjut dia, pada Jumat (18/2/2022) pagi sengaja olahraga di kawasan alas kayu putih, Dusun Trenceng, Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Sopirnya, membuntuti dari belakang.
“Jadi ya lari-lari pagi di alas kayu putih. Kebetulan ditemani sopir yang mengendarai mobil di belakang saya,” katanya.
Saat di lokasi jalan yang berlumpur, ternyata mobil sulit berjalan. Malah tanah yang berada di bawah ban belakang amblas hingga terjerembak sedalam 10 sentimeter.
“Karena hanya dua orang, tidak mungkin untuk diangkat. Akhirnya mobil dikunci dan saya serta sopir pulang ke rumah,” katanya.
Sebenarnya, kata Doni mobilnya itu mesin dobel gardan, sehingga tenaganya cukup kuat. Namun, sayangnya ban yang digunakan tidak cocok untuk offroad. Sehingga berada di kubangan lumpur saja, sudah tidak bisa keluar.
“Akhirnya mobil baru diderek dengan mobil dobel gardan lainnya pada sore harinya,” ungkapnya.
Diceritakan sebelumnya, mobil penumpang model Sport Utility Vehicle (SUV) bermerek Ford Everest ditemukan di tengah-tengah alas (hutan) kayu putih, masuk Dusun Trenceng Desa Mrican Kecamatan Jenangan Ponorogo. Mobil tak bertuan itu diduga berada disitu sejak Jumat (18/2) dini hari dalam keadaan semua pintu terkunci. Sangat aneh, mengingat jalan yang dilewati itu, merupakan jalan buntu.
Baca Juga: Detik-detik Istri di Ponorogo Bongkar Rumah karena Suami Selingkuh
“Aneh sekali, mobil penumpang kok berada di jalan yang terjal bebatuan di tengah-tengah alas (hutan) kayu putih,” kata salah satu warga Sutris Maji.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"
-
Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan