SuaraJatim.id - Satgas COVID-19 Provinsi Jawa Timur (Jatim) mencatat sebanyak 11 kabupaten/kota di wilayah setempat telah dinyatakan berstatus risiko sedang penyebaran virus corona atau zona oranye.
"Dari 38 daerah yang sempat zona kuning atau risiko penularan rendah, sekarang ada 11 daerah menjadi zona oranye," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Timur dr. Makhyan Jibril ketika dikonfirmasi di Surabaya mengutip dari Antara.
Belasan daerah berstatus zona oranye itu rinciannya Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kota Madiun, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Pasuruan dan Kota Surabaya.
Sedangkan, 27 daerah lainnya masih termasuk zona kuning, yaitu Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Mojokerto.
Kemudian, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Sampang, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Madiun, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pamekasan, Kota Blitar, Kota Mojokerto serta Kota Probolinggo.
"Untuk zona merah atau risiko tinggi tidak ada, dan zona hijau atau tak berisiko juga tak ada," ucap anggota kuratif Satgas COVID-19 Jatim tersebut.
Pihaknya berharap protokol kesehatan (prokes) tetap selalu diutamakan di mana saja berada, dan tak lengah lantaran virus corona masih mengancam.
Sementara itu, situasi sebaran COVID-19 per Senin, 21 Februari 2022 berdasarkan data Nasional pukul 16.00 WIB, kasus aktif di Jatim sebanyak 31.715 orang atau 6,41 persen.
Sedangkan, angka total kumulatif konfirmasi total 494.478 kasus, konfirmasi sembuh 432.714 kasus (87,51 persen) dan konfirmasi meninggal dunia 30.049 kasus (6,08 persen).
Baca Juga: Kabar Baik! Lansia Bisa Dapat Booster Usai Tiga Bulan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua
Khusus tambahan kasus di Jatim pada hari ini, angka terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 3.621 kasus, sembuh 5.194 kasus dan meninggal dunia 39 kasus.
Di sisi lain, capaian vaksinasi COVID-19 yang sasarannya sebanyak 31.826.206 orang, hingga hari ini jumlah peserta vaksin dosis pertama sebanyak 28.501.536 orang atau 89,55 persen.
Berikutnya peserta vaksin dosis kedua sebanyak 22.060.282 orang atau 69,31 persen, serta jumlah peserta vaksin dosis ketiga mencapai 1.375.648 orang atau 4,32 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bedah Perbedaan Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra, Worth It untuk Upgrade?
-
Gara-gara Tembok Tutupi Toko, 2 Emak-emak di Lamongan Ribut Berujung Lemparan Batu Bata
-
Belasan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan, Oknum Dosen UNU Blitar Dinonaktifkan
-
BK Tunggu Laporan Resmi Terkait Nasib Legislator Jember yang Main Gim saat Rapat Stunting
-
Saat Sampah Plastik Jadi Rebutan di Surabaya, DLH Ajak Warga Raih Cuan Lewat Bank Sampah