SuaraJatim.id - Pemkab Ngawi dibuat gerah dengan keberadaan 'Bank Plecit' berkedok koperasi simpan pinjam. Bank Plecit ini keberadaannya dinilai sudah meresahkan masyarakat.
Pemerintah daerah akhirnya mengambil tindakan dengan melakukan sidak, terutama ke bank-nbank plecit bodong atau tidak memiliki izin. Sidak dilakukan Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian.
Dalam sidaknya, dinas mendapati sejumlah temuan yang bikin emosi. Di kantor koperasi-koperasi tersebut ditemukan banyak Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran asli berceceran di kantongi plastik.
"Ada tiga lokasi yang kita sidak, satu masuk desa Grudo, dan dua masuk Desa Beran. Semuanya kita temukan tak berizin," ujar Harsoyo Kepala Dinkop UKM dan Perindustrian, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com, Jumat (25/2/2022).
Harsoyo mengungkapkan, dirinya sempat emosi saat sidak menemukan Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran asli yang diduga milik nasabah sebagai jaminan pinjaman berceceran dan ditaruh dikantong kresek.
"Saya sempat emosi, ketika saya temukan jaminan pinjaman berupa KK dan Akte asli, berceceran tak terurus, bahkan di taruh dalam kantong kresek, ini jelas tak sesuai prosedur. Langsung saya perintahkan untuk berhenti operasional," ucapnya dengan nada tinggi.
Dikatakan Harsoyo, hasil dari sidak juga ditemukan adanya hal penyimpangan dalam pengelolaan keungan. Selain itu, juga ditemukan tidak adanya anggota koperasi atau nasabah yang menabung.
"Usaha milik perseorangan berkedok koperasi ini dalam pengelolaan keuangannya menyimpang, bunga mencapai 13 persen ini memberatkan masyarakat," katanya.
"Seharusnya prinsip koperasi itu, dari anggota untuk anggota, bunga itu untuk kesejahteraan anggota," ujarnya menambahkan.
"Lha ini tidak ada, ini pelanggaran, kami akan terus melakukan sidak, dan akan kami tindak tegas, sangsinya hingga penutupan usaha koperasi yang tidak sesuai regulasi," katanya menegaskan.
Baca Juga: 5 Pesona Yeni Inka, Si Ratu Ambyar yang Berhijab dengan Pesona Memikat
Berita Terkait
-
5 Pesona Yeni Inka, Si Ratu Ambyar yang Berhijab dengan Pesona Memikat
-
Pasca Ditabrak Truk hingga Ambrol, Komponen Utama Jembatan Ngantru Ngawi Diganti
-
Viral Perempuan Muda Tagih Utang Sambil Tunjuk Nenek-nenek di Ngawi
-
Bocah 10 Tahun di Ngawi yang Kakinya Ditali di Tiang Rumah Undang Simpati Publik, Wabup Janji Tanggung Biaya Terapinya
-
Denny Caknan dan Happy Asmara 'Madiun Ngawi' Tranding 1 On Youtube
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Ceria Mandi di Sungai Berujung Duka bagi Bocah Kelas 3 SD di Mojokerto
-
Berawal dari Mainan Korek Api, Satu Lemparan Si Kecil Hanguskan Rumah di Gresik
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Brakkk! Isuzu Panther Tabrak Rombongan Gerak Jalan di Pacitan, Begini Kondisi Korban
-
Curhat Pilu Santri Kediri di Balik Tembok Pesantren: Jadi Korban Pelecehan Sesama Jenis