SuaraJatim.id - Pelabuhan Ketapang Banyuwangi tutup pada Hari Raya Nyepi pada Kamis (3/3/2022). Penutupan akses penyeberangan menuju Bali itu dimulai Kamis pukul 00.00 Wib atau 01.00 Wita, lalu kembali buka pada Jumat (4/3/2022) pukul 05.00 Wib atau 06.00 Wita.
General Manager PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang Banyuwangi, Suharto mengatakan, buka dan tutup akses antara Ketapang dan Gilimanuk dilakukan pada waktu yang sama.
Namun, lanjut dia, apabila ada stagnasi dari pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang pada Kamis (3/3/2022) pukul 01.00 Wita hingga 04.00 Wita, maka penumpang tetap dilayani menuju pulau Jawa. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi penumpang dari pulau Jawa menuju Bali.
"Jadi kalau dari Banyuwangi menuju Bali, sudah tidak bisa" ungkap Suharto, Selasa (1/3/2022).
Ia menambahkan, lonjakan penumpang kapal tidak begitu signifikan menjelang Hari Raya Nyepi. Peningkatan penumpang tercatat sebanyak 5-10 persen.
"Tidak begitu ada lonjakan, hanya di ada kenaikan 5 sampai 10 persen dibandingkan hari biasa, hanya kemarin di tanggal 28 saja," ujarnya.
Sebagai langkah mengantisipasi lonjakan pasca Nyepi, PT ASDP Ketapang telah menyiapkan 52 armada kapal. Sejumlah 28 diantaranya disiapkan untuk menampung kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali maupun sebaliknya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan akses penghubung antara Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk merupakan upaya menghormati umat Hindu yang sedang menjalankan Nyepi.
Bagi masyarakat yang sudah mempunyai jadwal bepergian, diharapkan untuk mengatur ulang rencana bepergian dan menggantinya di waktu yang berbeda.
Baca Juga: Jelang Nyepi BI Bali Siapkan Uang Tunai Rp 3,5 Triliun
"Kita imbau kepada warga yang hendak melakukan perjalanan ke Bali supaya mengatur ulang jadwalnya agar tidak berbarengan waktu Nyepi," ujarnya.
Bagi kendaraan yang telah tiba di Pelabuhan Ketapang saat Nyepi diperbolehkan memasuki area parkir pelabuhan.
Selain itu, Polresta Banyuwangi juga menyediakan kantong parkir yang bertujuan untuk mengantisipasi padatnya kendaraan pasca Nyepi.
"Kantong parkir yang kita siapkan di Terminal Sritanjung Ketapang Banyuwangi," terang Kompol Fani.
Kontributor: Achmad Hafid
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
3 Fakta Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya, Dipicu Konflik Asmara?
-
5 Fakta Uang Palsu di Pasuruan: Dicetak di Subang, Terbongkar dari Transaksi Warung Desa
-
Kekayaan Wali Kota Madiun Maidi yang Terjaring OTT KPK, Punya Banyak Tanah dan Bangunan
-
Gubernur dan DPRD Jatim Sahkan Dua Perda Strategis: Pelindungan Petambak, Penanggulangan Bencana
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember: Jaga Daya Beli Masyarakat