- Ular piton empat meter memangsa kucing di penangkaran Surabaya.
- Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi ular dari bawah tangga rumah.
- Ular piton berhasil diamankan lalu diserahkan ke BKSDA Surabaya.
SuaraJatim.id - Kemunculan ular piton 4 meter yang memangsa seekor kucing menggegerkan sebuah rumah penangkaran kucing di Jalan Kendangsari Blok 1A, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (7/3/2026).
Insiden ular piton 4 meter tersebut pertama kali diketahui setelah penjaga penangkaran menyadari satu kucing peliharaan tiba-tiba hilang.
Setelah dilakukan pengecekan di area sekitar kandang, penjaga menemukan keberadaan ular piton 4 meter jenis sanca kembang yang diduga baru saja memangsa kucing tersebut.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menjelaskan bahwa laporan mengenai ular piton 4 meter tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim petugas ke lokasi.
“Kami segera menerjunkan dua tim petugas BPBD dan DPKP ke lokasi kejadian. Ular posisinya sedang bersembunyi di bawah tangga, antara lantai satu dan lantai dua,” ujar Linda, dikutip dari BeritaJatim.
Menurut Linda, ular piton yang ditemukan di lokasi memiliki diameter sekitar 15 sentimeter dengan panjang mencapai empat meter. Ukuran tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati oleh petugas.
Saat ditemukan, kondisi perut ular tampak mengembang setelah memangsa kucing di area penangkaran tersebut. Petugas kemudian melakukan proses penanganan dengan menggunakan alat evakuasi khusus untuk ular agar tidak membahayakan warga sekitar maupun petugas yang bertugas.
Setelah berhasil dijinakkan, ular piton 4 meter tersebut dimasukkan ke dalam wadah boks khusus untuk diamankan. Proses evakuasi berlangsung tanpa kendala berarti hingga akhirnya ular berhasil dipindahkan dari lokasi penangkaran kucing.
Dari hasil evakuasi tersebut, diketahui bahwa kucing yang dimangsa sudah tidak dapat diselamatkan. Posisi tubuh kucing sudah berada jauh di dalam perut ular piton yang tampak mengembang.
“Untuk ular berhasil diamankan dan akan diserahkan ke BKSDA Surabaya,” kata Linda.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya hewan liar seperti ular di lingkungan permukiman.
Menurutnya, salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah serta memperhatikan kondisi saluran air yang berpotensi menjadi jalur masuk hewan liar.
“Untuk menjaga supaya ular tidak masuk rumah, jaga kebersihan lingkungan termasuk saluran yang ada di sekitar. Selain itu, apabila memerlukan bantuan petugas diimbau untuk segera menghubungi call center kedaruratan 112 Kota Surabaya atau nomor hotline 081131112112,” pungkasnya.
Peristiwa ular piton 4 meter yang memangsa kucing di penangkaran Surabaya ini menjadi pengingat bagi warga agar tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar di kawasan permukiman.
Berita Terkait
-
Ulasan Film Kucing Hitam: Suguhkan Mitos Lokal dan Mimpi Buruk yang Nyata!
-
Teror Tanpa Jumpscare Berlebihan, 'Kucing Hitam' Buktikan Horor Atmosferik Lebih Mengerikan
-
Novel Koko Holmes: Petualangan Kucing Cerdas dalam Misi Menegangkan
-
Kritik Ekologi dalam Fabel Camar dan Kucing Karya Luis Seplveda
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat
-
Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah
-
Puluhan Pengendara di Tulungagung Terjaring Razia Pajak, Ada yang Langsung Bayar di Tempat