SuaraJatim.id - PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang Banyuwangi memperkirakan lonjakan penumpang pasca Hari Raya Nyepi. Merespons itu, otoritas Pelabuhan Ketapang menyiapkan sebanyak 52 armada kapal.
ASDP Ketapang mencatat, terjadi lonjakan penumpang sekitar 5 hingga 10 persen pada 28 Februari 2022 lalu. Sehingga diperkirakan, lonjakan cukup signifikan terjadi usai Nyepi, Kamis (3/3/2022).
General Manager PT ASDP Ketapang Banyuwangi, Suharto mengatakan lonjakan penumpang terjadi sudah beberapa hari yang lalu yang disebabkan libur panjang.
"Pada tanggal 28 kemarin ada lonjakan, karena libur panjang, sebelumnya juga sempat ada tanggal merah yakni Isra Miraj, dan diteruskan hingga Nyepi," kata Suharto, Rabu (2/3/2022).
Dijelaskannya, peningkatan aktivitas penyeberangan cukup signifikan terjadi dari Bali menuju Pulau Jawa, sedangkan dari Pulau Jawa menuju Bali masih terbilang normal.
"Lonjakan terjadi terutama dari Bali ke Jawa, meski tidak begitu signifikan," ujarnya.
Pasca perayaan Nyepi, Suharto memperkirakan akan ada arus balik dari Jawa menuju Banyuwangi, dia menyebut suplai logistik ke pulau dewata juga akan meningkat.
"Pasca Nyepi nanti, diprediksi akan ada sedikit keramaian di Ketapang, terlebih logistik dan masyarakat yang memiliki aktivitas di Bali," ungkapnya.
Sebagai informasi, penutupan pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk akan dimulai Kamis, (3/3/2022) pukul 00.00 Wib atau 01.00 Wita, lalu kembali buka pada Jumat (4/3/2022) pukul 05.00 Wib atau 06.00 Wita.
Baca Juga: Digelar Setelah Nyepi, PT LIB Kembali Tunjuk Bali Tuan Rumah Seri Ke-5 BRI Liga 1, Ini Alasannya
Apabila ada stagnasi dari pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang pada Kamis (3/3/2022) pukul 01.00 Wita hingga 04.00 Wita, maka penumpang tetap dilayani menuju pulau Jawa. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi penumpang dari pulau Jawa menuju Bali.
Mengantisipasi lonjakan pasca Nyepi, PT ASDP Ketapang telah menyiapkan 52 armada kapal. Sejumlah 28 diantaranya disiapkan untuk menampung kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali maupun sebaliknya.
Kontributor: Achmad Hafid
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Bakar Ban dan Blokade Jalan! Massa Geruduk Polda Jatim Pertanyakan Kasus Pemalsuan Merek
-
BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi 2026
-
Bucin! Takut Diputus Cinta oleh Kekasih, Wanita Asal Malang Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi
-
Sopir Towing Ngantuk di Lajur Cepat, 5 Kendaraan Tabrakan Karambol di Tol Sumo
-
Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun