SuaraJatim.id - Bagi kerabat dan kolega, sosok Heru Purwanto atau Hero Tito semasa hidup dikenal ramah dan murah senyum. Tentu kepergian petinju berjuluk The Lion untuk selamanya itu membawa duka mendalam.
Tetangga Hero Tito, Sugeng (70) mengatakan, almarhum gemar berbagi jika berhasil menyabet gelar juara.
"Dia itu juara malah tidak menutup diri. Tetangganya pasti ditemui semua. Istilahnya kalau itu royal orangnya ke tetangga. Beri-beri rezeki. Pasti itu," tutur Sugeng ditemui SuaraMalang.ID di rumah duka Dusun Sindurejo Desa Banjarejo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Kamis (3/3/2022) malam.
Hero Tito, lanjut dia, merupakan pribadi yang ramah, murah senyum dan selalu ikut kegiatan di lingkungan setempat.
"Dia itu malah kayak bukan petinju. Dia itu senyum terus kayak orang biasa bukan kayak petinju malah," tutupnya.
Hal senada disampaikan paman Hero Tito, Kusnadi. Menurutnya, putra dari pasangan Kusmiati dan Misran itu sosok yang rendah hati.
Ragil dari empat bersaudara itu dikenal suka silaturahmi ke rumah saudara-saudaranya.
"Dia itu silaturahmi suka. Gak sombong kalau ada waktu selalu silaturahmi ke saudara-saudaranya. Kesannya cukup baik lah di mata saudara," ujarnya.
Seperti diberitakan, Hero Tito mengalami koma usai KO (knock out) pada ronde ketujuh saat melawan James Mokoginta dalam ajang tinju nasional di Hollywings Gatsu Night Club, Jakarta, Minggu (27/2/2022).
Baca Juga: Petinju Hero Tito Meninggal Dunia, Wali Kota Malang Berduka
Sang Manajer, Armin Tan menjelaskan bahwa Hero Tito meninggal dunia pukul 16.45 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sang petinju meninggal setelah keluarga memutuskan untuk melepas alat bantu yakni ventilator yang dalam lima hari ini terpasang di tubuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang
-
Dramatis! Penyelamatan Balita yang Terjebak dalam Mobil Terkunci di Mojokerto
-
Berkedok Mobil Dinas, 4 Petugas PLN Lumajang Gasak Kabel Listrik Aktif
-
Buntut Video Panas 2 Menit: Nasib Mahasiswa Unair Kini di Tangan Komisi Etik