Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur Hervanka Tri Dianto mengatakan seluruh korban dijamin Jasa Raharja sebagaimana undang-undang dan bentuk implementasi Program Perlindungan Dasar Pemerintah terhadap warga negara yang mengalami kecelakaan.
"Santunan seluruh korban dijamin, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka," katanya di Surabaya seperti diberitakan Antara, Sabtu (5/3/2022).
Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia, luka- luka dan cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan baik di darat, laut maupun udara.
Para ahli waris korban yang meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp 50 juta, sedangkan bagi korban mengalami luka-luka mendapat biaya perawatan melalui pihak rumah sakit maksimal sebesar Rp 20 juta.
4. Dipicu penumpang depresi ingin dimakamkan di dekat Sunan Ampel
Kecelakaan bus dan truk di Tol Dupak Surabaya pada Sabtu (5/3/2022) dipicu salah satu penumpang bus yang meminta dikubur di Makam Sunan Ampel.
"Saat di Sunan Ampel korban tiba-tiba depresi dan histeris hingga berteriak ingin dimakamkan di kawasan Sunan Ampel. Kalau kondisi tidak sehat memang," kata Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Adi Wibowo.
Bus nahas itu berisi rombongan peziarah asal Palembang. Selepas mengunjungi Makam Sunan Ampel, bus bergerak menuju rute selanjutnya, yakni Makam Syekh Jumadil Kubro di Trowulan, Mojokerto.
Namun, saat melintas di Tol Dupak terjadi kegaduhan. Penumpang bernama Burniat kembali berulah dengan tiba-tiba berlari ke arah sopir bus. Ia kemudian merebut kemudi Tatang Heryana (61), sopir bus asal Bandung.
Baca Juga: FIFA Sambangi Surabaya pada 9 Maret, Cek Kesiapan Lokasi Piala Dunia U-20
Berita Terkait
-
FIFA Sambangi Surabaya pada 9 Maret, Cek Kesiapan Lokasi Piala Dunia U-20
-
Petaka Tol Dupak Surabaya, Berawal Seorang Penumpang Berteriak Minta Dikubur di Makam Sunan Ampel
-
Seluruh Korban Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Dupak Surabaya dapat Santunan Jasa Raharja
-
Bus Rombongan Peziarah Kecelakaan di Tol Dupak Surabaya Diduga Ulah Penumpang Depresi, Tiga Orang Tewas
-
Ada Klaster Baru Penularan Virus Corona di Surabaya, Ini Penjelasan Rincinya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU