SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melaksanakan _groundbreaking_ penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kabupaten Probolinggo, Senin (13/4).
Didampingi Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kemenhut Satyawan Pudyatmoko, Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar dan Forkopimda Jatim, Gubernur Khofifah optimistis JKLT akan mentransformasi kawasan wisata TNBTS menjadi lebih tertib, aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Terutama karena JLKT ini akan menjadi penghubung antar wilayah di sekitar kaldera Bromo, sekaligus alternatif distribusi wisatawan agar tidak terpusat pada satu titik. Dengan demikian, tekanan terhadap lingkungan dapat dikurangi dan manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
Gubernur Khofifah menambahkan, program ini merupakan sinergi TNBTS dan Kementerian Kehutanan dalam mengharmonisasikan kekuatan daya dukung alam dan lingkungan. Tak kalah pentingnya juga bagaimana menjaga ekosistem mulai adat, budaya yang menjadi bagian dari penyangga dan pengawal pelestarian Bromo Tengger Semeru.
“Kita bersyukur JLKT ini ketemu dengan programnya TNBTS dan Kementerian Kehutanan. Lalu kita harmonisasikan dengan apa yang menjadi kekuatan adat pada Suku Tengger ini, ketemulah rute-rutenya,” kata Gubernur Khofifah.
“Bagaimana JLKT ini bisa menjadi bagian dari penguatan daya dukung alam, daya dukung lingkungan itu tetap terjaga. Kalau dari ekosistem Bromo Tengger Semeru, disini ada adat, budaya yang menjadi bagian dari penyangga dan pengawal pelestarian. Berikutnya tentu sumber ekonomi yang bisa dihasilkan dari proses maksimalisasi wisatawan dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Ia kemudian menjelaskan, penataan ini mencakup pembangunan jalur sepanjang kurang lebih 13 kilometer dengan lebar 18 meter, dilengkapi dengan 3 titik _rest area_, 4 titik kantong parkir, 9.725 patok pembatas jalur, serta 60 sumur resapan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kalau dihitung ada 13 km, kita butuh 9 ribu lebih patok, kita tidak melakukan pengaspalan karena kita menjaga daya dukung alam dan daya dukung lingkungan. Itu kita juga merespon banyak sekali yang menyampaikan untuk kebutuhan rest room,” ungkapnya.
“Ada 3 rest area rencananya dan rest room ada dimasing-masing area. Mudah mudahan jumlahnya cukup untuk bisa memberikan layanan kepada wisatawan. Kita juga siapkan sumber airnya supaya bisa cover kebutuhan di 3 rest area itu. Ada juga area parkir, harapannya wisatawan bisa menikmati indahnya Bromo,” tambahnya.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit & GOR BPBD Jatim: Perkuat Logistik Kebencanaan
“Mari kita kawal bersama pembangunan ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kawasan dan masyarakat sekitar. Kami optimis ke depan Jalur Lingkar Kaldera Tengger akan menjadi wajah baru pengelolaan kawasan Bromo yang lebih tertib, lebih berkelas, dan berdaya saing global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal,” jelasnya.
Secara khusus Khofifah pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas program Kementerian Kehutanan yang terus berkomitmen kuat menjaga sekaligus mengoptimalkan kawasan konservasi sebagai ruang hidup bersama.
“Jadi ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari upaya besar menghadirkan model pengelolaan kawasan konservasi yang modern tanpa mengesampingkan aspek perlindungan lingkungan, budaya, dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun sepenuhnya mendukung arah kebijakan pembangunan kehutanan nasional. Bahwa pembangunan di kawasan konservasi harus dilakukan secara bijak, tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan, tetapi juga perlindungan ekosistem, penguatan budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Dengan adanya penataan ini maka akan mewujudkan transformasi tata kelola destinasi wisata alam menuju arah yang lebih tertib, aman, nyaman, dan berkelanjutan,” lanjutnya.
“Mari kita kawal bersama pembangunan ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kawasan dan masyarakat sekitar. Kami optimis ke depan Jalur Lingkar Kaldera Tengger akan menjadi wajah baru pengelolaan kawasan Bromo yang lebih tertib, lebih berkelas, dan berdaya saing global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit & GOR BPBD Jatim: Perkuat Logistik Kebencanaan
-
Bromo Memilih Sunyi: Saatnya Alam Menarik Napas Sejenak Setelah Digempur Ribuan Wisatawan
-
LKPJ 2025 Penuhi Standar Regulasi, Gubernur Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
-
Nilai Transaksi Ekonomi KTH Jatim TW I 2026 Capai Rp367,95 M, Gubernur Khofifah: Tertinggi Nasional
-
Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Uzbekistan dan Gubernur-Wakil Gubernur Samarkand
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026