Orang tua Riyanto, Siswo dan Tuminah gagal menenangkan anaknya. Keduanya justru terkena bacokan pelaku. Bahkan, adik kandung pelaku, Riyanti turut dibacok berkali-kali hingga kritis. Nur Kholis yang tetap dikejar pelaku, terus berlari ke rumah Kasiani.
Pelaku kemudian menyerang Kasiani, yang juga pamannya. Mujayanah, istri Kasiani yang berusaha melindungi suaminya justru meregang nyawa.
Dia dibacok oleh pelaku pada leher bagian belakang. Meskipun begitu, pelaku yang seolah kerasukan semakin kalap. Dia terus mengejar Nur Kholis yang berlari ke arah timur.
"Setelah bertemu pak Kasianto saya sudah tidak ingat apa-apa. Saya jatuh tidak tahu di rumah siapa, di dapur warga. Sepertinya sudah tidak sadarkan diri," katanya menambahkan.
Nur Kholis mengalami luka-luka di tangannya. Dia tak tahu persis kenapa luka itu. Dia hanya terus menyelematkan diri. Saat ini dia masih mengalami trauma berat.
Di belakang rumah mertuannya, dia masih terngiang peristiwa berdarah Senin siang itu. "Sampai tadi malam saya masih tidak bisa tidur," keluhnya.
Nur Kholis memastikan tak ada masalah pribadi dengan pelaku. Pelaku sendiri terkenal tertutup, dan jarang bersosialiasi.
Sejak menikah, pelaku bahkan pindah ke rumah istrinya di Purworejo.
Dia hanya sesekali datang ke rumah orang tuanya itu. "Saya pastikan tidak ada masalah dengan pelaku," kata Nur Kholis.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa berdarah terjadi di Dusun Bangun Mulyo, Desa Pojok, Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, pada Selasa kemarin.
Baca Juga: Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Pembacokan 10 Orang di Wates Kediri
Riyanto (35) pemuda desa setempat mengamuk dan membacok 10 orang warga. Tiga diantaranya tewas, tujuh orang lain luka-luka.
Berita Terkait
-
Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Pembacokan 10 Orang di Wates Kediri
-
Motif Pembacokan Membabibuta 10 Orang di Kediri Diduga Karena Pelaku Stres Dipecat Kerja
-
Hadapi Barito Putera, Fabio Lefundes Minta Pemain Madura United Jaga Konsentrasi
-
Tragedi Berdarah di Wates Kediri, Kisah Pilu Kasianto Berusaha Menyelamatkan Sang Istri dari Aksi Brutal Sepupu
-
Korban Pembacokan Pilih Pulang dari Rumah Sakit karena Takut Biaya, Bupati Kediri Turun Tangan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI
-
Skandal Narkoba Hotel Surabaya: 3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diciduk Teler, Ini Identitasnya
-
3 Anggota DPRD Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Bakal Lolos Penjara Lewat Jalur RJ
-
Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S
-
Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter