SuaraJatim.id - Sejauh ini belum ada penambahan tersangka lain dalam kasus korupsi dana bantuan operasional (BOP) Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Bojonegoro.
BOP sendiri merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk tahun anggaran 2020. Dana ini merupakan bantuan selama Pandemi Covid-19.
Dalam kasus itu satu orang jadi tersangka, yakni Ketua Forum Komunikasi Pendidikan TPQ bernama Sodikin (45) warga Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.
Kemarin Ia juga telah menjalani persidangan kasus tersebut. Kejari sendiri menunggu keputusan dari Hakim dalam sidang di PN Bojonegoro itu.
"Kami fokus mengikuti proses persidangan," kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro Edward Nabaho, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (14/3/2022).
Edward menegaskan, bahwa sejauh ini pihaknya hanya fokus pada perkara satu terdakwa. Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum membidik tersangka lain.
"Kita tunggu saja keputusan Majelis Hakim nanti. Sejauh ini belum ada fakta baru yang ditemukan dalam persidangan," katanya menambahkan.
Dalam kasus ini, jumlah TPQ di Bojonegoro yang diajukan sebanyak 1.426 lembaga. Setelah proses pengajuan dana BOP, terealisasi 1.322 lembaga. Masing-masing menerima Rp 10 juta.
Dana BOP dimanfaatkan untuk operasional, honor guru ngaji, dan pengadaan alat pelindung diri (APD). Ternyata dana BOP per lembaga itu masing-masing dipungut atau dipotong Rp 1 juta.
Baca Juga: Tinggi Muka Air Sungai Bengawan Solo Sudah Turun, Meskipun Berstatus Siaga Hijau
Hasil audit dan penghitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim, ditemukan total kerugian negara sebesar Rp 1,007 miliar.
Namun, selama penyidikan sudah ada pengembalian kerugian negara sebesar Rp 384,8 juta. "Masih ada yang belum mengembalikan uang kerugian negara tersebut," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Tinggi Muka Air Sungai Bengawan Solo Sudah Turun, Meskipun Berstatus Siaga Hijau
-
Kepergok Bawa Kabur Motor Temannya, Pemuda Asal Bojonegoro Ditangkap Polisi
-
Warga Bojonegoro Sebut Penampakan Ular Besar yang Viral Sebagai Penghuni Sendang Keramat, Tak Perlu Ditangkap
-
Viral Video Penampakan Ular Sepanjang 7 Meter Melintas di Desa Tumbrasanom Bojonegoro
-
Warga Bojonegoro Dihebohkan Viral Video yang Disebut Sebagai Ular Jadi-jadian Seberangi Jalan, Benarkah?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?
-
Disegel KPK, Plt Bupati Tulungagung Belum Bisa Berkantor di Pendopo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka