SuaraJatim.id - Warga Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kediri dibuat geger dengan kematian Sugeng Prawoto (51), warga setempat. Ia ditemukan tewas di atas makam istrinya sendiri, Selasa (15/03/2022).
Sugeng tewas setelah jatuh kemudian terbentur batu nisan kuburan istrinya. Ia lalu pingsan dan meninggal di makam istrinya yang berlokasi di Desa Jong Biru Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri itu.
Untuk kronologisnya, Kapolsek Gamperejo AKP Sunaryo menceritakan awalnya korban bersama cucunya berziarah ke makam istrinya yang baru saja meninggal.
Tiba di lokasi korban melihat makam istrinya agak berlubang seperti ambles. Korban kemudian berinisiatif mencari tanah untuk menguruk makam istrinya tersebut agar tidak berlubang.
"Pada saat korban memberikan tanah untuk menguruk di makam istrinya dengan posisi jongkok tiba-tiba korban terjatuh dan kepalanya terbentur batu nisan makam istrinya," kata Sunaryo seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (16/03/2022).
"Setelah terbentur korban tidak sadarkan diri dan cucunya menangis meminta tolong warga. Kemudian warga datang dan korban diketahui sudah meninggal dunia," ujar Kapolsek Gamperejo.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke kepala desa setempat. Kemudian laporan diteruskan ke kepolisian. Polisi segera turun lapangan dan memeriksa jenazah.
AKP Sunaryo melanjutkan, dari hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Kediri dan dokter Puskesmas setempat tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.
"Tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan di tubuh korban. Dari keterangan keluarganya, korban ini mempunyai riwayat penyakit," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Bupati Kediri Kecam Serangan Geng Motor, Antar Korban Melapor ke Kepolisian
Sementara, dari pihak keluarga korban menerima atas kejadian yang menimpa orang tuanya itu adalah musibah. Pihak keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan diketahui perangkat desa setempat.
Berita Terkait
-
Bupati Kediri Kecam Serangan Geng Motor, Antar Korban Melapor ke Kepolisian
-
Penanganan Kasus Pemerkosaan Anak di Kediri Dinilai Lamban
-
Hasil Liga 1: Nyaris Tumbang, Kasim Botan Selamatkan Persita dari Amukan Persik Kediri
-
Widodo C Putro: Persita Tangerang Siap Tempur Hadapi Persik Kediri di Denpasar
-
Bidik Tiga Poin, Javier Roca Berharap Persik Kediri Tampil Maksimal
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Tiga Sahabat Tewas Terpental Dihantam Fuso di Jombang, Sopir Truk Melarikan diri
-
Janjian Open BO Lewat MiChat, Pemuda Probolinggo Nyaris Diamuk Massa Gara-gara Salah Masuk Rumah
-
Bayi 2 Minggu Dibuang di Jembatan Madiun, Identitas Ayah Terbongkar, Sang Ibu Menghilang