SuaraJatim.id - Warga di sekitar Bengawan Solo di sekitar Desa Siwalan Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Jawa Timur digegerkan dengan penemuan jenazah perempuan.
Kondisi jenazah sudah membengkak tanpa rambut di kepalanya. Jenazah sudah dievakuasi namun sampai sekarang belum diketahui pasti identitas jenazah tersebut.
Untuk ciri-cirinya, panjang mayat sekitar 150 sentimeter dan berusia sekitar 45 tahun itu kali pertama diunggah warganet melalui media sosial. Jenazah sudah dievakuasi ke pinggiran di Desa Pilanggede Kecamatan Balen.
Dijelaskan Kapolsek Balen Ajun Komisaris Polisi (AKP) Simoen, setelah dievakuasi kondisinya sudah dalam keadaan bengkak dan membusuk, memakai baju warna putih, kepala tidak terdapat rambut karena sudah terkelupas.
"Pertama kali diketahui sekitar pukul 14.30 WIB. Kemudian dievakuasi Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (8/4/2022).
Kapolsek menambahkan, setelah berhasil dievakuasi, selanjutnya oleh Tim SAR BPBD Bojonegoro membawa jasad perempuan tersebut ke kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
"Petugas Polsek Balen bersama Tim Indentisifikasi dari Polres Bojonegoro melakukan pemeriksaan awal mayat tersebut," katanya.
Kapolsek menjelaskan, dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan identitas karena sidik jari telah rusak dan diperkirakan jasad tersebut sudah 5 hari mengapung.
Untuk mengetahui identitasnya, jasad tersebut baru akan dilakukan pemeriksaan oleh Dokter RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro besok.
“Jasad belum diperiksa dikarenakan tidak ada dokter yang memeriksa. Dokter RSUD Sosodoro Djatikoesoemo hanya menerima pemeriksaan pada jam kerja,” kata Kapolsek.
AKP Simoen juga meminta bantuan kepada masyarakat di Bojonegoro maupun di luar Bojonegoro, apabila mengenal atau mengetahui identitas korban, sesuai dengan ciri-ciri tersebut di atas, dimohon bantuannya untuk segera menghubungi RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
"Saat ini jenazah berada di kamar mayat, RSUD Bojonegoro," kata Kapolsek.
Terpisah, tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dokter Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dr Alfa, saat ditanya terkait identitas mayat tersebut mengaku masih belum mengetahui identitasnya.
"Masih belum ketemu identitasnya pak," kata kata dr Alfa menegaskan.
Berita Terkait
-
Setelah 10 Kali Beraksi Lolos Terus, Petualangan Suami-Istri Pencuri Motor Asal Bojonegoro Ini Berakhir
-
Akhirnya Ditangkap, Inisiator Investasi Bodong Bojonegoro Sempat Bawa Kabur Uang Rp 5 Miliar
-
Tragis, Guru TK di Bojonegoro Kecelakaan dan Tewas di Jalanan
-
Begini Modus Kasus Investasi dan Arisan Bodong di Bojonegoro, Polisi Gelar Penyelidikan
-
Gadis Bojonegoro Dilaporkan Akibat Dugaan Bawa Kabur Uang Arisan Rp5 Miliar
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya
-
Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas
-
Rekomendasi Laptop Bisnis Murah untuk UMKM: Hemat Anggaran, Performa Andal
-
Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T