SuaraJatim.id - Kecelakaan tragis menimpa seorang guru TK di Bojonegoro Jawa Timur, Sabtu (02/04/2022). Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu.
Lokasi persisnya di Desa Talok Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, sekitar pukul 19.45 WIB. Dalam peristiwa tersebut dua orang korban meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi antara truck tronton bernomor polisi K 8862 CS yang dikemudikan oleh Satriyo Nur Rudin (27) warga Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, dengan sepeda motor jenis Honda Supra X dengan nomor polisi S 2655 DT.
Sedangkan pengendara sepeda motor saat itu sedang berboncengan. Tutut Rindiawati (52) membonceng Tutik Atminengseh (47) yang keduanya adalah guru TK asal Desa/Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro. Keduanya juga meninggal dunia.
Kecelakaan bermula saat, kedua kendaraan melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, Jalan Raya Bojonegoro-Cepu turut Desa Talok Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro pengendara sepeda motor hendak mendahului truck yang melaju di depannya.
"Saat itu kondisi hujan deras, dan pengendara motor terjatuh ke kanan hingga terlintas truck," ujar saksi Yanto (36) seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Sementara Kapolsek Kalitidu AKP Harjo mengatakan, akibat kecelakaan antara pengendara sepeda motor dengan truck tersebut dua korban meninggal dunia. Korban Tutut pengendara motor meninggal di lokasi kejadian, sementara pembonceng, Tutik meninggal saat perjalanan dibawa ke RS sekitar.
"Pengendara sepeda motor Supra X MD (meninggal dunia) di TKP dan pemboncengnya MD di RS Muhammadiyah Kalitidu," katanya menegaskan.
Kasus tersebut selanjutnya dilaporkan ke unit laka lantas Satlantas Polres Bojonegoro.
Baca Juga: Begini Modus Kasus Investasi dan Arisan Bodong di Bojonegoro, Polisi Gelar Penyelidikan
Berita Terkait
-
Begini Modus Kasus Investasi dan Arisan Bodong di Bojonegoro, Polisi Gelar Penyelidikan
-
Gadis Bojonegoro Dilaporkan Akibat Dugaan Bawa Kabur Uang Arisan Rp5 Miliar
-
Kasus Penipuan Minyak Goreng Isi Air, Polisi Lamongan Bekuk Pelaku, Alasannya Kepepet Istri Hamil
-
Pengedar Minyak Goreng Palsu Tertangkap, Pelaku Berdalih Terdesak Demi Istri yang Sedang Hamil
-
Hoaks Lowongan Pekerjaan di RSUD Sumberejo Bojonegoro
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara