SuaraJatim.id - Tiga anak baru gede (ABG) di Magetan Jawa Timur ini mendapatkan karmanya gegara mau mencuri ayam milik Pak Slamet. Belum sempat membawa kabur barang curian, aksi ketiganya sudah tepergok lebih dulu.
Beruntung maling cilik ini tidak dimassa oleh warga setempat. Ia diserahkan ke kepolisian. Namun sebelum itu, ketiga ABG bengal tersebut dihukum dengan berlari tanpa alas kaki sejauh 700 meter biar jera.
Untuk kronologi kasusnya, siang itu Slamet dibangunkan istrinya, Rabu (11/05/2022) sekitar pukul 03.30 WIB. Si istri mengatakan ada orang menggunakan sepeda motor mondar-mandir di depan rumah mereka.
Warga Dusun Klayapan Desa Klagen Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, itu langsung bangun dan melihat dari jendela ruang tamu. Benar saja, ada tiga ABG menggunakan motor warna hijau tengah melintas.
Setahu dia, tak ada tetangganya yang memiliki motor seperti itu. Karena curiga, dia pun membuka gorden depan rumahnya dan masih mengintai.
Benar saja, dia melihat tiga orang remaja yang berhenti di depan rumahnya. Salah satunya, turun dari motor dan mulai mendekati kurungan berisi ayam jago di teras rumah miliknya.
Si maling kecil sudah sampai teras dan Slamet pun berteriak maling. Rekan si maling pun kabur menggunakan motor. Warga pun berhamburan dan mulai mengejar maling tersebut.
Singkat cerita, rekan si maling ternyata bersembunyi di area persawahan yang tak jauh dari lokasi pencurian. Warga yang mencari pun segera meringkus dan memanggil kepolisian.
"Saya sendiri yang melihat salah satu dari mereka hendak mengambil ayam. Berawal dari kecurigaan saya, karena ada orang mondar-mandir di depan rumah," katanya.
Baca Juga: Viral Resepsi di Magetan Tanpa Pengantin Pria, Ternyata Begini Cerita di Baliknya
"Antara mau mencuri sepeda motor saya atau mencuri ayam jago yang sengaja saya taruh di teras rumah. Saya intai, dan ternyata mau mencuri ayam pas berhenti di depan rumah saya. Saya terus teriak maling," kata Slamet seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (12/05/2022).
Usai menangkap ketiga remaja pelaku percobaan pencurian itu, dia meminta tetangga-tetangganya yang geram untuk tidak main hakim sendiri. Mereka sempat diamankan di pertigaan dusun setempat. Salah satu warga memanggil polri guna mengamankan ketiga remaja tersebut.
Mereka adalah K (15), A (15), dan T (15) yang seluruhnya warga kecamatan Barat, Magetan. Ketiganya kemudian diberi hukuman untuk berlari telanjang kaki 700 meter.
Mereka diminta berlari menuju mobil polisi yang menunggu di dusun sebelah karena salah satu jembatan masuk Dusun Klayapan tak bisa dilewati kendaraan roda empat. Warga lantas membubarkan diri.
"Saya pernah kehilangan ayam sebelumnya, dan juga kehilangan diesel. Saya jadi mudah curiga dengan gerak-gerik orang yang hendak mencari kesempatan untuk mencuri," katanya.
"Kami mengharap ejadian seperti ini tidak terulang. Ketiga pelaku mendapat efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya," ujarnya menegaskan.
Berita Terkait
-
Viral Resepsi di Magetan Tanpa Pengantin Pria, Ternyata Begini Cerita di Baliknya
-
Tiga Remaja Kabur Setelah Mencuri Ayam Tapi Motornya Ketinggalan
-
Sorotan: PMK Menyerang Ternak Sapi di Jatim hingga Kisah Heboh Pengantin Pria Kabur
-
Gara-gara Mempelai Pria Kabur, 2 Keluarga Rugi Biaya Resepsi Puluhan Juta Sampai Jaminkan Sawah
-
Pilunya Nasib Delima, Pengantin yang Ditinggal Kabur Mempelai Prianya: Tak Menyangka Pernikahan Saya Jadi Begini...
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
Kids Dash BSB Night Run 2025 Jadi Ruang Ramah untuk Semua Anak: Kisah Zeeshan Bikin Terharu
-
Profil John Herdman, Pesaing Van Bronckhorst, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Info A1! Orang Dekat Giovanni van Bronckhorst Bongkar Rumor Latih Timnas Indonesia
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
Terkini
-
Menteri UMKM Apresiasi Kolaborasi BRI dengan SOGO Agar UMKM Naik Kelas
-
Status Gunung Semeru Turun ke Level III, Ini Zona Merah yang Wajib Dihindari
-
Penemuan Bayi di Tulungagung, Meninggal karena Lemas dan Pembuang Masih Diburu!
-
Detik-detik Mahasiswa Tewas Loncat di Jembatan Suhat Surabaya, Diduga Stres Skripsi dan Terancam DO!
-
Kronologi Pembacokan 2 Mahasiswa Unitomo di Jembatan Merah Surabaya, Pelaku Belum Tertangkap!