SuaraJatim.id - Bencana alam menerjang warga Magetan Jawa Timur ( Jatim ) kemarin, Sabtu (14/05/2022) malam. Sebanyak dua rumah warga setempat tertimbun longsor.
Sementara enam rumah warga lainnya rusak cukup parah diterjang angin kencang. Rumah-rumah warga yang rusak itu diantaranya ada di Desa Pragak Parang Magetan mengalami rusak ringan hingga sedang.
Menurut BPBD Magetan, untuk tanah longsor melanda rumah milik warga di Desa Gonggang dan satu tebing yang menutup jalan di Desa Alastuwo sekaligus mengakibatkan dua rumah terdampak namun tidak parah. Sementara untuk lima rumah mengalami kerusakan bagian atap di Desa Pragak.
Kasi Darlog BPBD Magetan Eka Wahyudi mengungkapkan pembersihan material longsor dilakukan gotong royong bersama personel gabungan dan penduduk setempat.
Baca Juga: Wabah PMK, Sebanyak 26 Ekor Sapi di Magetan Positif Terpapar Virus
Khusus untuk salah satu rumah di Desa Gonggang mengalami kerusakan cukup parah karena material longsor menimpa bagian kandang kosong dan bagian belakang dapur milik Puryadi.
“Pembersihan kami lakukan saat pagi. Untuk yang di Desa Alastuwo karena jalan tertutup 100 persen warga setempat dan petugas melakukan pembersihan dan kini jalan desa sudah bisa dilewati,” katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Minggu (15/5/2022).
Sementara itu, untuk sejumlah rumah di desa Pragak memang mengalami kerusakan sedang. Bahkan ada bagian atap yang roboh ke dalam rumah. Pihaknya melakukan pendataan, evakuasi bagian atap rumah dilakukan masyarakat setempat.
“Kami harap masyarakat waspada karena ini cuaca masih belum menentu. Jika terjadi bencana segera menghubungi BPBD Magetan,” katanya.
Baca Juga: Biar Kapok! 3 ABG di Magetan Ini Dihukum Lari 700 Meter Sebab Tepergok Mau Curi Ayam Pak Slamet
Berita Terkait
-
4 Kuliner Khas Magetan Ini yang Selalu Hadir di Meja Makan saat Lebaran
-
Banjir Bandang Melanda Sukabumi, 91 Ribu Jiwa Terdampak
-
Bencana Tanah Longsor di Jombang
-
Bencana Longsor di Pekalongan: 17 Tewas, 9 Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
Bencana Longsor di Kabupaten Pekalongan, 17 Tewas dan 9 Masih Hilang
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Dari Desa untuk Warga, THR dan Jaminan Sosial Wujud Kepedulian Desa Wunut
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan