SuaraJatim.id - Kasat PJR Polda Jatim, Dwi Sumrahadi, menduga penyebab kecelakaan bus PO Ardiansyah mengalami kecelakaan maut di Tol Surabaya-Mojokerto karena sopir mengantuk.
Gara-gara mengantuk itu, sopir yang bernama Ade Firmansyah tidak mampu menguasai bus sehingga oleng lalu menabrak tiang penopang rambu-rambu VMS.
Akibat kecelakaan tersebut sebanyaki 25 penumpang, 13 orang MD (10 tewas di TKP, 3 di Rumah Sakit), 12 orang alami luka berat. Versi lain di rumah sakit, total korban berjumlah 34 orang dengan korban meninggal 15 orang.
Sebelumnya, bus berwarna hijau milik PO Ardiansyah alami laka tunggal di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto.
Bus yang melaju dengan kecepatan sedang, namun karena menabrak tiang penopang Variable Message Sign (VMS) cukup parah hingga menelan korban jiwa 13 penumpangnya.
Bus bernopol S 7322 UW membawa penumpang lebih kurang 25 orang. Berangkat dari Jogja tujuan Surabaya melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat.
"Saat tiba di km 712+400 /A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling. Pada saat kejadian situasi arus lalin landai lancar," ujarnya, Senin (16/5/2022).
"Untuk sopir bus dirawat di Rumah Sakit dan mengalami luka berat, sementara 12 orang lainnya sedang dalam perawatan di Rumah Sakit," terangnya.
Namun Dwi belum bisa menjelaskan di Rumah Sakit mana saja korban dirawat, karena masih menunggu update di lapangan.
Baca Juga: Kecelakaan Bus di Tol, 13 Orang Tewas, Begini Kejadiannya
"Dirawat di beberapa rumah sakit. Untuk dimananya masih menunggu lagi," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Bus di Tol, 13 Orang Tewas, Begini Kejadiannya
-
Rombongan Bus Wisata PO Ardiansyah Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto Usai Berwisata ke Dieng
-
Polisi Sebut Bus PO Ardiansyah Tabrak Tiang Rambu VMS di Tol Surabaya-Mojokerto, Begini Kronologisnya
-
Ini Daftar Nama Lengkap 34 Korban Kecelakaan PO Ardiyansyah di Tol Surabaya-Mojokerto, 15 Tewas, 19 Luka-luka
-
Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah Di Tol Mojokerto, Sopir Diduga Mengantuk
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo