SuaraJatim.id - Kasus dugaan pencabulan ayah kepada anaknya terjadi di Magetan Jawa Timur ( Jatim ). Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Sidorejo.
Polisi sudah mengamankan terduga pelaku yang tidak lain adalah ayah kandung korban bocah berusia 4 tahun. Pelaku berinisial TR (58).
Pelaku melakukan pencabulan terhadap korban saat tidur. Kasus ini terungkap saat ibu kandung korban mendapati anaknya menangis saat buang air kecil.
Dia mengeluhkan sakit pada alat vitalnya. Karena khawatir dengan kondisi anaknya, ibu Mawar pun membawa putrinya ke rumah sakit.
Di RS didapati kalau ada luka di bagian bagian intim bocah itu. Curiga kalau perbuatan itu dilakukan oleh sang ayah, ibunda mawar pun menanyai TR dan TR mengakui perbuatannya.
Karena pelaku mengakui perbuatan tersebut, sang ibu pun melapor ke pihak kepolisian. TR pun diamankan di rumahnya tanpa perlawanan.
Dia pun harus mendekam di hotel prodeo dan merenungkan apa yang sudah diperbuat pada putrinya dan harus menyesali perbuatannya.
"Pelaku melakukan pencabulan saat korban tertidur. Saat itu korban tidak tahu dan tidak terbangun," kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudi Hidajanto, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (18/5/2022)
Rudi mengungkapkan jika pencabulan itu dilakukan baru sekali, bukan karena pelaku mengincar anaknya sendiri tapi pelaku mengaku kalau hanya spontanitas melakukan hal itu pada putrinya sendiri. Dia tidak pernah melakukan itu sebelumnya dan mengaku hanya sekali dan spontan saat dia tidur dengan putrinya.
Baca Juga: Paiman Terjatuh di Masjid Ki Mageti Magetan, Beruntung Masih Sadar dan Hanya Nyeri Pinggang
"Pengakuan pada penyidik hanya sekali dilakukan. Terlebih saat tidur dengan anaknya. Hanya beberapa saat saja dan kemudian pelaku kembali tidur," kata Rudy.
Atas perbuatannya, TR diancam pasal 81 juncto pasal 76 Undang – Undang Perlindungan Anak no 35 tahun 2014. Hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak 5 miliar rupiah.
Petugas menegaskan Ancaman pidana pencabulan anak di bawah umur akan diberikan terhadap pelaku, ketika kasus pencabulan tersebut dilaporkan ke penegak hukum. Ketika terjadi pelanggaran hak atau tindakan kriminal, maka masyarakat berhak membuat laporan ke polisi.
Dalam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, maka hal tersebut bisa dipandang sebagai tindakan kriminal dan juga pelanggaran hak. Laporan atau pengaduan untuk kasus pencabulan di bawah umur sama seperti membuat laporan polisi pada umumnya.
Berita Terkait
-
Paiman Terjatuh di Masjid Ki Mageti Magetan, Beruntung Masih Sadar dan Hanya Nyeri Pinggang
-
Bocah Magetan Tewas di Kubangan Bekas Galian Tambang Pasir
-
Dikira Kepala Boneka Tersangkut Pintu Air, Ternyata Jasad Nenek Sumber
-
Cabuli Remaja Berkebutuhan Khusus di Jakbar, Pria Paruh Baya Dibekuk Polisi
-
Peternak Magetan Menjerit, Anggap Kebijakan Penutupan Pasar Hewan Akibat Wabah PMK Ini Tidak Tepat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja