1. Tak membutuhkan bantuan kacamata lagi
2. Nyaman untuk beraktivitas karena mengurangi rasa tidak nyaman/mengganjal pada mata
3. Sekaligus mengatasi kelainan refrakasi (minus/silinder/rabun dekat)
4. Adaptif dengan cahaya (tidak lagi silau bila terkena cahaya berlebihan)
“Pasien harus melakukan konsultasi lebih detail dengan dokter spesialis mata yang akan menangani operasi Katarak untuk menentukan jenis lensa terbaik bagi keluarganya atua dirinya sendiri,” papar dr. Uyik saat ditemui di Klinik Mata KMU Gresik, GKB.
Selanjutnya, dokter Mata akan memastikan kondisi mata pasien, termasuk kelainan refraksi apa yang diderita, termasuk aktivitas sehari-hari pasien.
Bisa dibilang, pasien akan mendapatkan dua manfaat sekaligus dalam 1 tindakan atau operasi. Tak heran bila Operasi Katarak menggunakan lensa premium (IOLs Premium) ini disebut serasa Lasik atau serasa seperti operasi Lasik yang membebaskan penderita kelainan refrakasi dari kacamata.
Baca Juga: Canggih, Perusahaan Jepang Berhasil Ciptaan Kacamata yang DIklaim Bantu Atasi Rabun Dekat dan Jauh
“Tapi perlu diingat! Prosedur Operasi Lasik dan Operasi Katarak (Lensa Premium) ini berbeda ya,” tegas dr. Uyik.
Operasi Katarak yang bisa membebaskan penderita Katarak dari Kacamata minus/silinder ini hanya bisa diperuntukkan bagi penderita Katarak yang juga mengalami kelainan refraksi. Dijelaskannya, seluruh cabang Kliniik Mata KMU di Jawa Timur sudah menyediakan lensa premium ini.
Bila pasien adalah penderita kelainan refraksi (minus/silinder/rabun dekat) dan tidak menderita Katarak, maka disarankan memilih Lasik untuk penyembuhan mata minus atau silindernya.
“Harapannya, dengan adanya lensa premium ini maka masyarakat dapat melihat lebih jelas, terbebas dari Katarak & juga kelainan refraksi, yang tentunya meningkatkan kualitas hidupnya,” Terang dr. Uyik.
Menarik bukan? Karena itu, jangan ragu untuk menanyakan kepada dokter mata Anda, manakah lensa premium (IOLs Premium) yang paling tepat untuk operasi Katarak Anda atau keluarga.
Sementara itu, Lilik (26) warga Giri, Sidomukti mengatakan bahwa dirinya sedang mempersiapkan keperluan orangtuanya untuk melakukan operasi Katarak dengan lensa premium. Adanya kelainan refraksi minus pada orangtuanya, membuat ia memilih lensa premium ini.
Berita Terkait
-
Kopicek: Ketika Komunitas Mata Hati Mengubah Stigma Tunanetra Melalui Kopi
-
Sistem One Way Arus Balik Lebaran Resmi Ditutup, 74 Persen Pemudik Telah Masuk Jakarta
-
Bitcoin dan Aset Digital Lainnya Merosot ke Level Terendah dalam Lima Bulan Terakhir
-
Kuatkan Mental! Rupiah Babak Belur Karena Tarif Trump
-
Gisella Anastasia dan Ibunya Jalani Operasi Plastik di Korea
Terpopuler
- Pamer Hampers Lebaran dari Letkol Teddy, Irfan Hakim Banjir Kritikan: Tolong Jaga Hati Rakyat
- Kekayaan Menakjubkan Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang Kena Sentil Dedi Mulyadi
- Jairo Riedewald Belum Jelas, Pemain Keturunan Indonesia Ini Lebih Mudah Diproses Naturalisasi
- Jualan Sepi usai Mualaf, Ruben Onsu Disarankan Minta Tolong ke Sarwendah
- Bak Trio Ridho-Idzes-Hubner, Timnas Indonesia U-17 Punya 3 Bek Solid
Pilihan
-
Megawati dan Prabowo Subianto Akhirnya Bertemu, Begini Respon Jokowi
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Tegaskan ASEAN Solid dan Bersatu
-
Emas dan Bitcoin Banyak Diborong Imbas Ketegangan Perang Dagang AS vs China
-
Red Sparks Bangkit Dramatis, Paksa Set Penentuan di Final Liga Voli Korea 2024/2025
-
RESMI Lawan Manchester United di Malaysia, ASEAN All-Stars Bakal Dilatih Shin Tae-yong?
Terkini
-
Dua Gudang Penyimpanan Bahan Baku Sandal Milik Pabrik Sepatu Legendaris di Surabaya Ludes Terbakar
-
Pemprov Jatim Didesak Ikuti Jabar Tentang Pajak Kendaraan Bermotor, Kiai Asep Pasang Badan
-
Tembok Roboh di Area Pasar Kupang Gunung Surabaya, 1 Orang Tewas
-
Kartini Modern dan Peran KUR BRI Dalam Mendukung Suryani Sebagai Pejuang Ekonomi
-
Kondisi Muhammad Hidayat, Siap Tampil Saat Persebaya Lawan Persija Jakarta?