SuaraJatim.id - Dari 671 pendaftar haji asal Sumenep, tahun ini hanya terisi separuhnya. Daerah itu hanya mendapat kuota sebanyak 328 calon jamaah haji (CJH).
Namun dari jumlah kuota yang tersedia itu, hanya 317 CJH saja yang melunasi biaya hajinya. Demikian disampaikan Kasi Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Innani Mukarromah.
Ia melanjutkan, ke-317 CJH asal Sumenep tersebut dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada Minggu (19/06/2022). Kepastian tersebut disampaikan setelah mendapat informasi dari Kementrian Agama (Kemenag) Kanwil Jawa Timur.
CJH asal Sumenep ini akan masuk pemberangkatan gelombang dua. Innani melanjutkan, pada 19 Juni, para CJH asal Sumenep sudah diberangkatkan ke Saudi Arabia.
“Jadi dijadwalkan pada Sabtu (18/05/2022) jam 08.00 WIB, CJH Sumenep masuk ke asrama haji Sukolilp Surabaya. Kemudian Minggu (19/05/2022) pukul 05.20 WIB, CJH take off dari Bandara Juanda Surabaya, dan Landing di Saudi Arabia pada pukul 12.45 waktu setempat,” katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (26/5/2022).
Jadwal keberangkatan tertuang dalam SE Kementrian Agama Republik Indonesia Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur Nomor B-2965/Kw.13.5./HJ.00/05/2022 tertanggal 25 Mei 2022.
Untuk Kabupaten Sumenep, dari jumlah pendaftar awal yang mencapai 671, hanya mendapat kouta 328 calon jemaah haji. Dari jumlah tersebut, yang melunasi dan menyatakan kesiapan berangkat sebanyak 317 orang.
“Semoga dari jumlah CJH yang ditetapkan itu, tidak lagi ada yang mengundurkan diri, dan semua dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Sebelum diberangkatkan, jemaah haji diimbau untuk mengingat materi-materi yang berkaitan dengan pelaksanaan haji di tanah suci, termasuk materi bimbingan manasik.
Baca Juga: Sudah Lunasi Biaya, 464 Calon Jamaah Haji Pekanbaru Bisa Berangkat
“Selain itu, bisa dicek ulang, khawatir ada yang kurang atau bahkan belum dipenuhi. Jadi bisa segera dilengkapi,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Sudah Lunasi Biaya, 464 Calon Jamaah Haji Pekanbaru Bisa Berangkat
-
Kapal Anugerah Ilahi Tenggelam di Perairan Sapudi, Nahkoda dan Tiga ABK Selamat
-
Viral, Pesta Pernikahan di Sumenep Tidak Terima Amplop, Kok Bisa?
-
Tak Ada Bangunan Rusak Terdampak Gempa Magnitudo 3,9 di Sumenep
-
2 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut Tabrakan Beruntun Motor dan Pikap di Sumenep
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Drama Hilangnya Backpacker Madiun di Korea:Pihak Travel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Misteri 4 Bulan Kematian Nisarofatin Petani Lumajang: Polisi Pastikan Bukan karena Racun