SuaraJatim.id - Pada tahun 1909-1912, Kusno atau Soekarno Kecil pernah bersekolah di Sekolah Ongko Loro Mojokerto Jawa Timur. Selama 12 tahun proklamator kemerdekaan Indonesia itu menempuh pendidikan di sana.
Jejak sejarah sekolahan Ongko Loro--sekolah tingkat dasar--juga disebut Inlandsche School dan diperuntukkan untuk warga pribumi, itu sekarang masih ada. Sekarang, sekolah itu menjadi SDN Purwotengah Jalan Taman Siswa.
Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, berupaya melestarikan sejarah Bung Karno di daerah itu karena sesuai catatan ada masa-masa Proklamator dan Presiden Pertama RI itu beraktivitas di kota itu.
"Sosok Soekarno ini sangat dekat dengan kita. Sejarah mencatat, masa-masa emas dari sosok Soekarno muda dihabiskan di Kota Mojokerto," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Selasa (31/05/2022).
Ia mengatakan keberadaan sejarah Bung Karno pada bulan Juni ini juga sebagai upaya menghidupkan kembali semangat sosok pahlawan Proklamator Indonesia tersebut.
"Pada momentum bulan Bung Karno ini kami coba untuk menghidupkan kembali sejarah dan menyelami pemikiran beliau lewat berbagai kegiatan menarik untuk masyarakat," katanya.
Ia mengatakan Kota Mojokerto tidak mau ketinggalan dalam upaya "nguri-uri" sejarah Soekarno karena sejumlah jejak sejarah dan pemikiran Bung Karno dapat ditemukan di Kota Mojokerto.
"Masa muda Soekarno banyak dihabiskan di Kota Mojokerto," katanya.
Ia mengatakan semarak perayaan bulan Bung Karno tahun 2022 ini ditunjukkan dengan beragam kegiatan, seperti sarasehan, lomba, dan pergelaran seni budaya pada 1-2 Juni 2022.
Baca Juga: Diduga Sopir Ngantuk, Truk Tangki Air Oleng Lalu Hantam Pagar Pengaman Tol Jombang-Mojokerto
Ia menjelaskan serangkaian kegiatan tersebut akan diadakan di dua sekolah masa kecil Soekarno, yaitu SDN Purwotengah yang dulu dikenal Sekolah Ongko Loro dan Europesche Lagere School (ELS) atau yang kini lebih dikenal SMPN 2 Kota Mojokerto.
Pada hari pertama, Rabu (1/6), bertempat di SDN Purwotengah, akan digelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, pameran lukisan dan heritage, penampilan permainan jadul dan para finalis lomba bercerita, foto, dan pidato mirip Soekarno.
Kemudian kegiatan dilanjutkan di SMPN 2 Kota Mojokerto berupa sarasehan dengan mengusung judul "Mengenal Lebih Dekat Jejak Bung Karno".
Sementara di hari berikutnya, Kamis (2/6), selain pameran lukisan dan heritage serta penampilan permainan jaman dulul akan disajikan pementasan Wayang Beber di siang hari dan Ludruk pada malam hari.
"Acara ini terbuka untuk semua kalangan masyarakat. Jadi, ayo dulur, di Bulan Bung Karno kali ini kita bersama-sama belajar kembali sejarah dan mengenang perjuangan sosok Bung Karno lewat kegiatan-kegiatan yang sudah disiapkan Pemkot Mojokerto," katanya. ANTARA
Berita Terkait
-
Diduga Sopir Ngantuk, Truk Tangki Air Oleng Lalu Hantam Pagar Pengaman Tol Jombang-Mojokerto
-
Agus Nekat Merampok Toko Perhiasan di Mojokerto karena Terlilit Utang
-
Ini Dia Sosok Agus Warga Gresik Perampok Toko Emas di Mojokerto, Motifnya Buat Bayar Hutang
-
Razia Indekos di Kota Mojokerto, Satpol PP Tangkap Basah Pasangan Muda-mudi Berduaan di Kamar
-
Maling 'Solo Karir', Beraksi Sendirian Bobol Toko Emas Sikat 12 Perhiasan di Mojokerto
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M
-
Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis