SuaraJatim.id - Tak sampai sehari, Polsek Wonocolo mengamankan pelaku pembuangan bayi di saluran pembuangan air di pemukiman Jemur Ngawinan Surabaya.
Mirisnya lagi, pembuang bayi adalah ibu kandungnya sendiri. Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke Hendrik Franxiscus memaparkan, setelah mendapatkan laporan dan keterangan dari saksi, opsnal Polsek langsung melakukan olah TKP.
"Dari yang bersangkutan (saksi) melaporkan, kalau posisinya di dalam kamar mandi, begitu ditengok keluar, dia lihat seperti bentuk bayi di saluran pembuangan air, akhirnya yang bersangkutan mengecek dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonocolo," ujar Roycke, Kamis (9/6/2022) sore.
Saat kepolisian melihat kondisi mayat bayi tersebut, petugas masih menemukan tali pusar, dan kondisi bayi juga berbentuk normal.
"Dari tim opsnal Polsek Wonocolo ke TKP langsung melakukan penyelidikan ke TKP, serta dikumpulkan keterangan jika bayi tersebut baru saja dibuang dari pada kejadian itu, terlebih lagi pada saat itu masih ada tali pusar yang utuh," imbuhnya.
Petugas curiga, jika pelaku tak jauh dari lokasi pembuangan bayi. Benar saja, kecurigaan petugas ini membuahkan hasil, dan petugas langsung mengamankan pelaku.
"Tidak begitu lama, kurang lebih sekitar 3-4 jam berhasil menemukan pelaku pembuangan bayi," ungkap Roycke.
Pelaku yang diamankan oleh Polisi berinisial P, usia 20-an. Selain itu, pelaku juga berstatus masih lajang atau belum kawin.
"Pelakunya berinisial P, (tinggal) disekitar olah TKP, kos di situ, statusnya masih bujang, dalam melakukan itu, dari penyelidikan awal melakukan hal yang tak benar kurang lebih sekitar pukul 2-3 subuh pagi," terangnya.
Baca Juga: 18 Anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Diperiksa Begiliran di Polda Jatim
Saat ini, kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap kasus pembuangan bayi ini, dan masih menggali keterangan pada keluarga pelaku serta para tetangga.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
18 Anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Diperiksa Begiliran di Polda Jatim
-
Sorotan Peristiwa Kemarin: Polisi Geledah Kantor Khilafatul Muslimin di Surabaya hingga Calon Jemaah Haji Bawa Cobek
-
Dianggap Membahayakan Penerbangan Internasional, Paku Hingga Cobek Milik Jamaah Calon Haji Lamongan Disita Petugas
-
Belasan Anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Raya Akan Diperiksa Polda Jatim
-
Pimpinan Khilafatul Muslimin Surabaya: Kalau Kami Salah, Buktikan Kesalahannya di Mana..
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU
-
Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram