SuaraJatim.id - Entah apa yang ada dalam benak Andri Budi Santoso, warga Desa/Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ini. Pria paruh baya berusia 46 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya di atas makam istrinya.
Bapak tiga anak meninggal usai menenggak racun obat anti serangga sekira pukul 17.30 WIB Senin (20/6). Andri meninggal dalam kondisi duduk bersila, badannya tertelungkup ke gundukan tanah makam Sutiyaningsih, istrinya yang setahun lalu meninggal akibat Covid-19.
Disekitarnya terdapat sejumlah dua bungkus obat anti serangg dan sebuah kaleng obat semprot, serta sebuah gunting. Sebelum mengakhiri hidupnya, Andri sepertinya berdoa di makam sang istri. Masih jelas terlihat, bunga-bunga segar itu belum lama ditabur di gundukan tanah liat itu.
"Sebelum meninggal, dia (Andri) melakukan ziarah di makam istrinya," kata Kasi Humas Polres Kota (Polresta) Mojokerto Ipda M. Umam, Selasa (21/6/2022).
Andri diduga mengalami tekanan yang cukup berat atau depresi, hingga memilih mengakhiri hidup dengan cara sadis. Andri berencana menikah lagi, prosesi pernikahan pun akan segera dilangsungkan dalam waktu dekat ini.
"Rencana mau menikah tanggal 3 Juli pekan depan itu. Tapi menurut informasi yang kita dapat, korban tidak memiliki uang, sehingga mungkin depresi," kata Umam.
Meski demikian, Umam belum bisa memastikan kebenaran, terkait motif Andri nekat melakukan bunuh diri. Pihak keluarga pun mengaku sudah mengikhlaskan kepergian Andri dan meminta agar jenazah Andri bisa dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.
"Jenazah sudah kita serahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan pemeriksaan kemarin. Untuk penyebab kematian, dugaannya korban meninggal karena bunuh diri dengan meminum racun itu," ucap Umam.
Sementara itu, juru kunci makam Desa Gedek, Bambang Utomo mengungkapkan, Andri memang sering berziarah ke pusara sang istri. Menurutnya, sepekan sekali atau kada dua kali, pengrajin sepatu itu datang untuk mengirimkan doa.
Baca Juga: Pelepasan Calon Jamaah Haji Mojokerto, Bupati Ikfina Imbau Soal Mutasi Omicron
"Sering datang ke sini, biasanya malam Kamis sama anaknya yang sulung, datang berdua," kata Bambang ditemui Suara.com.
Bambang pun mengaku kaget ketika mengetahui Andri sudah dalam kondisi tak bernyawa di atas pusara istrinya sore kemarin. Ia juga merupakan orang pertama yang melaporkan ke perangkat desa setempat saat mendapati Andri tak bergerak tertelungkup di atas gundukan tanah makam.
"Saya kemarin mau menghidupkan lampu makam, saya lihat dia kok duduk telungkup tidak bergerak. Kemudian saya cek, ternyata mulutnya sudah ada busanya," ucap pria berusia 52 tahun ini.
Lantaran curiga, Bambang kemudian melaporkan kondisi Bambang ke perangkat desa dan pihak kepolisian. Saat petugas melakukan pengecekan ke lokasi, Andri dipastikan sudah tidak bernyawa. Petugas kemudian mengevakuasi jasad Andri ke RSUD RA Basoeni, Gedek guna dilakukan visum.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Berita Terkait
-
4 Selebriti Dengan Konsep Pernikahan Unik, Tak Perlu Gembar-Gembor
-
Pelepasan Calon Jamaah Haji Mojokerto, Bupati Ikfina Imbau Soal Mutasi Omicron
-
Buka Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022, Bupati Ikfina: Kompetisi Ini Berpotensi untuk Membina Sepak Bola Generasi Muda
-
Segera Sudahi, 5 Tanda Pria yang Tak Layak Kamu Tunggu
-
Update Kasus Ritual Pria Gresik Menikahi Kambing
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026