SuaraJatim.id - Pilgub Jatim akan digelar pada 2024. Menjelang suksesi kepemimpinan di Jatim itu, Lembaga Survei Poltracking Indonesia melakukan jajak pendapat elektabilitas tokoh terkuat sebagai cagub.
Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi, mengatakan Khofifah masih menjadi kandidat terkuat sebagai cagub. Sementara menempel di belakangnya Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) yang juga eks wali kota Surabaya.
Sementata untuk kandidat calon wakil gubernur, Emil Elistianto Dardak masih yang tertinggi untuk calon wakil gubernurnya.
Dalam simulasi 15 nama cagub Jatim, terang Arya, elektabilitas Khofifah sebesar 39.8 persen. Adapaun posisi kedua ditempati Tri Rismaharini dengan 19,5 persen.
Dua nama ini menjadi kandidat dengan tingkat elektabilitas di atas 10 persen. “Kandidat lain tidak ada yang memiliki elektabilitas di atas 10 persen,” ujarnya, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (22/06/2022).
Kemudian, dalam simulasi 15 nama cawagub Jatim, Emil Dardak meraih elektabilitas sebesar 28,0 persen. Sedangkan posisi kedua ditempati Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan 13.2 persen.
Emil dan Eri menjadi dua kandidat cawagub Jatim dengan elektabilitas di atas 10 persen. Sementara raihan kandidat lain masih di bawah 10 persen.
“Mengingat pelaksanaan Pilkada masih cukup jauh hingga 2024, sangat mungkin terjadi berbagai dinamika, peristiwa, dan momentum politik yang berpotensi mengubah peta politik elektoral Jawa Timur ke depan,” katanya.
Selain mengukur elektabilitas kandidat, Poltrecking juga melakukan riset kepuasan masyarakat di masa kepemimpinan Khofifah. Lembaga itu mencatat adanya kepuasan warga terhadap kinerja Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestiarto Dardak selama memimpin Jawa Timur.
Baca Juga: Nasida Ria Manggung di Jerman, Khofifah Bangga Grup Kasidah Mendunia
Menurut Arya, tingkat kepuasan itu bahkan mencapai 56,4 persen. Ia menambahkan, tingkat ketidakpuasan terhadap kinerja Khofifah-Emil sebesar 16 persen. Untuk kinerja personal, 59,2 persen responden menyatakan puas terhadap Khofifah.
“Sebanyak 60.3 persen publik puas terhadap kinerja Emil Elestianto Dardak sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur,” ujarnya.
Poltracking melaksanakan survei kepuasan publik di Jatim pada 16-22 Mei 2022 dengan metode multistage random sampling melibatkan 1.000 responden. Sementara margin of error 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel survei ini menjangkau 38 kabupaten kota seluruh Jatim secara proporsional berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka.
Berita Terkait
-
Nasida Ria Manggung di Jerman, Khofifah Bangga Grup Kasidah Mendunia
-
Keren! Bangunan Sekolah di Jember Ini Mirip Istana Negara
-
Suku Tengger Mengukuhkan Gubernur Khofifah Sebagai Warga Kehormatan
-
Gubernur Khofifah Bangga Jatim Bisa Ekspor 50.000 Bola Resmi Piala Dunia 2022 Qatar
-
Penambahan Kasus Covid-19, Khofifah Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Prokes
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT