SuaraJatim.id - Kepolisian Resor Gresik menggelar penyidikan kasus dugaan penistaan agama pada ritual pria menikahi domba. Namun, belum ada satupun nama yang ditetapkan tersangka.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan beserta saksi-saksi yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Malahan anggota dewan yang memfasilitasi untuk kegiatan mangkir dua kali saat diperiksa sebagai saksi,” ujar Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz mengutip Beritajatim.com, Sabtu (25/6/2022).
Dijelaskannya, kepolisian sangat berhati-hati menangani kasus ini sebelum menetapkan tersangka. Sebab, dibutuhkan beberapa saksi ahli menyangkut UU ITE. Kemudian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik terkait dugaan unsur penistaan agama.
“Saya berharap masyarakat bersabar karena kami melangkah sesuai dengan prosedur dan hati-hati melengkapi berkas sebelum menetapkan tersangka,” katanya.
Ia menambahkan, sebelum mengarah ke tersangka jajaran satreskrim nantinya ada gelar perkara dan tetap berkordinasi dengan jajaran dari unsur terkait.
“Dalam gelar perkara itu nantinya ada tersangka utama dan tersangka kedua serta penyerta lainnya,” imbuhnya.
Disinggung alasan anggota DPRD Gresik dua kali mangkir panggilan sebagai saksi, AKBP Aziz juga tak mengetahui.
“Alasan tidak hadir kami tidak tahu. Tapi kami sudah melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan dua kali,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, ritual pria menikah dengan domba menuai viral. MUI, Muhammadiyah dan NU mengecam aksi nyeleneh tersebut. Bahkan MUI menilai aksi tersebut sebagai bentuk penistaan agama.
Belakang diketahui, ritual pria menikahi domba difasilitasi anggota DPRD Gresik dari NasDem, Nurhudi Didin Arianto. Hadir pula M. Nasir Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik.
Akibat peristiwa itu, M. Nasir dicopot sementara dari jabatannya sebagai Ketua BK.
Berita Terkait
-
Pemuda Muhammadiyah Akan Kawal Proses Hukum Kasus Penistaan Agama Holywings
-
Kapolsek Sidayu Meminta Maaf Pasca Banjir Kecaman Publik
-
Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kasus Promosi Miras Holywings, Ancaman 10 Tahun Penjara
-
Dinilai Melukai Umat Beragama, Sunan Kalijaga Polisikan Holywings Terkait Promo Miras
-
Sunan Kalijaga Cs Polisikan Holywings, Sakiti Perasaan Umat Islam dan Agama Kristen
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran
-
Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun