SuaraJatim.id - Kabar duka datang dari Arab Saudi. Seorang jamaah haji asal Magetan Jawa Timur dikabarkan meninggal dunia di tanah suci.
Jamaah haji bernama Karno ini merupakan jamaah dari kloter VI asal Kabupaten Magetan. Ia meninggal saat menjalankan salah satu rukun jaji, yakni lempar jumroh.
Kabar ini dibenarkan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) setempat Muttaqin. Ia menjelaskan, Karno merupakan warga RT 20 RW 02, Desa Gunungan Kecamatan Kartoharjo.
Pria usia 57 tahun itu pingsan saat menjalankan rukun haji lempar jumroh. Usai pingsan Karno sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya dirawat.
Karno menjalani perawatan kurang lebih selama satu setengah malam sebelum akhirnya meninggal dunia pada Sabtu 09 Juli 2022 jam 09.00 waktu Arab Saudi.
"Iya satu jamaah asal Magetan meninggal dunia setelah pingsan saat lempar jumroh. Kemudian sempat mendapat perawatan di rumah sakit," kata Muttaqin, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (12/07/2022).
Muttaqin menyebut jika Almarhum Karno, berangkat haji bersama istrinya, Mul Sri Lestari (50). Pada saat berangkat haji hasil tracing menunjukkan kondisinya sebenarnya sehat.
"Namun ini konsekuensinya, kloter awal biasanya bersemangat dan tenaga banyak terforsir di kegiatan peribadatan sunah sehingga kehabisan tenaga dan drop. Kita doakan beliau husnul khotimah," ujarnya.
Dia menambahkan jika saat ini kondisi jamaah haji lain asal Kabupaten Magetan dalam kondisi sehat. Petugas haji masih memantau perkembangan kesehatan dari istri almarhum Pak Karno.
Baca Juga: Kementerian Agama Antisipasi Penularan COVID-19 di 4 Titik Kedatangan Jamaah Haji
"Secara psikologis istri almarhum merasa kehilangan. Doakan saja pada saat pulang nanti semua jamaah dalam kondisi sehat semua," katanya.
Rencananya jamaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter VI tersebut pulang ke tanah air pada tanggal 19 Juli 2022 mendatang.
Untuk diketahui, sebanyak 175 Calon Jamaah Haji (CJH) kloter VI asal Kabupaten Magetan tersebut diberangkatkan tanggal 6 Juni 2022 ke asrama haji Sukolilo Surabaya.
CJH dilepas langsung oleh bupati Suprawoto dari pendopo Surya Graha dengan 3 armada bus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"
-
Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan
-
Kedok Rumah Dijual di Sidoarjo: Di Luar Sepi di Dalam Oplos Gas Elpiji Beromzet Puluhan Juta