SuaraJatim.id - Para calon jamaah haji furodah yang batal berangkat ke tanah suci sampai sekarang masih terlibat polemik pengembalian dana dengan agen travel Jannah Firdaus.
Pengembalian dana jamaah sampai sekarang tidak jelas. Manajemen travel tour Jannah Firdaus tidak segera mengembalikan biaya (ferund) pemberangkatan karena sejumlah alasan.
Bahkan, manajemen travel disebut-sebut memberikan ancaman keapda calon jamaah bila membicarakan persoalan ini ke media massa. Hal ini dialami oleh Linda, salah satu jamaah asal Makassar.
Ia diduga mendapatkan ancaman dari Jannah Firdaus karena mengungkap persoalan ini ke awak media melalui pesan WhatsApp. Ia mengungkapkan bahwa Jannah Firdaus mengancam bakal menunda pencairan refund, bagi jamaah yang berhubungan dengan jurnalis.
"Jemaah yang masuk media dapat ancaman," ungkap Linda mengatakan, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id jejaring media suara.com, Selasa (12/07/2022).
Sebelumnya, Linda juga sempat mempertanyakan komitmen Jannah Firdaus terkait refund yang bisa dilakukan kapanpun sebagaimana keterangan CEO Wael Ahmad. Dia mengatakan, justru proses refund kini semakin sulit.
"Pihak Jannah makin keukeuh enggak mau balikin duit jemaah, utamanya jemaah yang masuk media," katanya menambahkan.
Wael Ahmed memilih bungkam saat dihubungi secara terpisah. Padahal sebelumnya dia mengatakan bahwa pihaknya mempersilakan jemaah yang ingin melakukan refund, dan memastikan uang jemaah dapat dicairkan kapanpun.
Namun hari ini, Wael malah mempersilakan jurnas menghubungi Direktur Sales Jannah Firdaus, Rahmat Syam. Sayangnya, Rahmat juga tidak merespons permintaan wawancara.
Baca Juga: Kisah Sulaiman, Habis Jual Tanah Ikut Haji Furodah Gagal Berangkat ke Mekkah
"Silakan konfirmasi sama Pak Rahmat atau Bu Yula," jawab Wael singkat.
Selain itu, manajemen Jannah Firdaus ternyata juga sudah meminta para jemaah menandatangani surat pernyataan. Dalam surat pernyataan tersebut, Jannah Firdaus meminta jemaah menyetujui penahanan setoran sebesar US$7.000 atau Rp103 juta.
Dana itu akan dikembalikan apabila Jannah Firdaus sudah menemukan jemaah pengganti. Salah satu perwakilan jemaah, Muhammad, menuturkan bahwa penahanan dana ini tidak tertera dalam perjanjian (MoU) yang disodorkan pihak Jannah Firdaus di awal.
"Pertanyaannya sampai kapan mereka dapat jemaah pengganti? Mereka enggak bisa jawab, intinya sampai mereka dapat," terang Muhammad saat dihubungi pada Senin (11/7/2022).
Sedangkan jemaah lainnya, Andika, membeberkan bahwa menurut MoU, dana jemaah akan dikembalikan 100 persen, apabila visa haji tidak keluar. Namun, Jannah Firdaus mengeluarkan putusan secara sepihak.
Andika sendiri mengeluarkan total US$30.000 (Rp445 juta) untuk berangkat melalui Jannah Firdaus tahun ini. Dia dinyatakan gagal berangkat akibat visa tidak dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi.
Berita Terkait
-
Kisah Sulaiman, Habis Jual Tanah Ikut Haji Furodah Gagal Berangkat ke Mekkah
-
Begini Penjelasan Kasus 46 Jamaah Haji Furodah Dideportasi dari Arab Saudi ke Indonesia
-
Syekh Muhammad Jaber Terharu Ingat Umrah: Kapan Bisa Berangkat Lagi...
-
Saat Haji Dibatalkan, Kacab Perusahaan Travel Ini Tilap Uang 73 Calon Haji
-
Rocky Gerung Sebut Hubungan Indonesia dan Arab Saudi Memburuk, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Pendidikan di Ujung Tanduk: Saat Proyek KDMP Mengancam Eksistensi SDN Tegalrejo 1 Blitar
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan
-
Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim