SuaraJatim.id - Sebuah unggahan skripsi yang dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur, viral di media sosial.
Bagaimana tidak, dalam skripsi tersebut ia membahas soal kasus korupsi bantuan sosial atau bansos Covid-19 yang menyeret nama Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara .
Potret skripsi tersebut diunggah oleh akun instagram @4maze.
Dalam unggahan tersebut tampak skripsi tersebut berjudul "Analisis Wacana Korupsi Bansos Juliari Batubara Pada Akun Instagram @4MAZE Terhadap Koruptor".
Skripsi tersebut diajukan untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar sarjana Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur.
Diketahui, skripsi tersebut digarap oleh mahasiswa bernama Thareq Zendo.
Menariknya, skripsi tersebut sudah diujikan di depan tim penguji.
Dikutip dari halaman abstrak dilansir dari laman repository.upnjatim.ac.id, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Objek penelitian dengan memilih tiga postingan @4maze terkait korupsi bansos Juliari Batubara.
Baca Juga: Viral Curhatan Warga Surabaya Disebut Membebani Kelurahan saat Urus Akta Anak
Dengan metode analisis wacana kritis pada teks postingan dan dokumentasi serta analisis tampilan konten, penelitian ini menemukan bahwa akun @4maze mengkontruksi postingannya untuk menyuarakan kritik sosial khususnya dalam permasalahan korupsi.
Dimensi analisis teks yang ditampilkan adalah vonis hukuman korupsi bansos covid-19 Juliari Batubara dengan menggambarkan kontradiksi yang terjadi karena ingin diringankan hukuman akibat menderita dihina publik akan tetapi respon masyarakat menjadi semakin sinis.
Pada dimensi analisis kognisi sosial menggunakan strategi memperlihatkan realita penegakan hukum di Indonesia.
Selanjutnya, dimensi analisis konteks sosial terlihat wacana yang berkembang di masyarakat dibangun oleh @4maze dengan memberikan kritik sosial namun dibungkus dengan darkjokes (humor atau guyonan yang didasarkan dari hal-hal tabu).
Penggunaan analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk telah menemukan realitas yang dibentuk oleh @4maze dalam postingannya. Sehingga implikasi teoritis yang dapat diperoleh adalah analisis wacana kritis juga dapat dibangun oleh media dengan berbentuk darkjokes.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam reaksi dari warganet.
Berita Terkait
-
Viral Curhatan Warga Surabaya Disebut Membebani Kelurahan saat Urus Akta Anak
-
Viral, Pemuda di Citayam Fashion Week SCBD Tolak Beasiswa dari Sandiaga Uno, Publik: Adek Ngonten Tak Selamanya Indah
-
Real Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Kisah Kepsek 8 Tahun Antar Jemput Siswanya
-
Curhat Kakak Bingung Adik Hilang Diduga Frustasi Tak Diterima Kuliah di PTN
-
Heboh Sepeda Motor Terbang ke Genteng Rumah Warga, Diduga Gegara Bocah Belajar Motor
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Petaka di Ring Road Tuban: Nyawa Abdul Majid Melayang dalam Sekejap di Bawah Roda Tronton
-
Bromo Memilih Sunyi: Saatnya Alam Menarik Napas Sejenak Setelah Digempur Ribuan Wisatawan
-
Siasat Selamatkan UMKM Surabaya: Saat Harga Plastik Melejit 60 Persen, Inovasi Kemasan Jadi Kunci
-
LKPJ 2025 Penuhi Standar Regulasi, Gubernur Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru