SuaraJatim.id - Wabah Covid-19 memang belum mereda. Kabar terbaru dari Surabaya, saat ini Wakil Ketua DPRD setempat Reni Astuti dikabarkan positif terpapar Covid.
Hal ini membuatnya harus menjalani isolasi mandiri di rumah dan work from home (WFH). Isolasi mandiri ini akan dilakukan oleh Reni untuk beberapa hari ke depan.
"Beberapa hari ke depan saya mesti WFH isoman dulu. Belum bisa hadir fisik di dewan maupun di tengah warga," kata dia di Surabaya, Selasa (26/07/2022).
Ia mengaku Senin (25/7) sempat rapat daring dengan staf di kantor DPRD Surabaya untuk memastikan beberapa pengaduan warga dan beberapa pengaduan lain terkait infrastruktur kampung dan sosial, sudah direspons
Selama WFH, Reni mengatakan masih bisa menerima berbagai aspirasi dan laporan warga Surabaya.
"Silakan ke kantor ada staf yang merekap semua laporan dan sampai ke saya. Atau bisa disampaikan melalui DM Instagram atau WhatsApp (WA)," ujar dia.
Untuk gejala, ia mengatakan hanya ringan, yakni tenggorokan sempat sakit saat menelan dan saat ini tinggal batuk, sedangkan untuk saturasi 99 persen, selera makan normal, dan aktivitas fisik baik.
Selama isoman di rumah, Reni menggunakan waktunya untuk aktivitas memasak, bersih-bersih rumah, dan didampingi empat anak yang isoman karena terpapar terlebih dahulu.
Ia juga mengaku memastikan saran dokter agar obat dan suplemen terkonsumsi sesuai aturan.
Baca Juga: Kekalahan di Laga Perdana Liga 1 Beri Persebaya Banyak Pelajaran
"Sesekali saya pakai olahraga ringan, sebagaimana pagi ini main bola sama si bungsu yang OTG, eh ATG (Anak Tanpa Gejala). Anak saya ceria saat tahu saya positif.
"Bisa dipeluk umi lagi katanya," ujar Reni menirukan anaknya.
Reni mengaku bersama anak-anaknya sudah divaksin, sehingga bisa jadi kali ini termasuk gejala ringan, sedangkan suami dan satu anak yang penyintas, kondisinya sehat dengan hasil tes PCR negatif.
"Terima kasih atas semua perhatian. Mohon doa semoga kami sehat bersama kembali. Ada kebaikan di setiap peristiwa," kata dia. ANTARA
Berita Terkait
-
Kekalahan di Laga Perdana Liga 1 Beri Persebaya Banyak Pelajaran
-
8 Tim Siap Berebut Gelar Juara di Playoff IBL 2022
-
Persikabo Kian Pede Arungi Musim Usai Bungkam Persebaya di Pekan Pembuka Liga 1 2022/2023
-
Citayam Fashion Week Menginspirasi Tunjungan Fashion Week yang Kemudian Dibubarkan
-
Dipermalukan Persikabo 1973, Pemain Persebaya Dinilai Gagap Atmosfer Kompetisi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas